BPJS Kesehatan: Pembayaran klaim RS rata-rata 5 hari

Senin, 14 April 2014 - 09:16 WIB
BPJS Kesehatan: Pembayaran...
BPJS Kesehatan: Pembayaran klaim RS rata-rata 5 hari
A A A
Sindonews.com - Kepala Grup Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Ikhsan mengklaim bahwa klaim yang diajukan RS rata-rata pembayaran klaim paling lama lima hari. Pembayaran klaim ini lebih cepat diberikan sebelum batas pembayaran yaitu 15 hari.

“Rata-rata setelah masuk verifikator dan datanya lengkap prosesnya hanya 4-5 hari. Prosesnya cepat kok masuk ke keuangan dan langsung kami transfer,” ujar dia saat dihubungi SINDO, Minggu 13 April 2014.

Menurut dia, BPJS kesehatan terus melakukan perbaikan dengan peningkatan kompetensi verifikator dalam entri data klaim Ina CBGs. Salah satu meningkatkan kualitas data data entri dan penambahan pegawai verifikator.

Klaim yang akan dibayarkan adalah klaim dengan catatan medis yang lengkap mengikuti Ina CBGs.‎ Namun, di perjalanan ada beberapa RS yang mengajukan klaim tidak melengkapi data dan persyaratan yang diajukan. Sehingga proses ini menghambat pembayaran klaim.

“Bukti klaim tersebut seperti bukti konsultasi, penunjang dan obat dan lainya dimasukkan dan dilengkapi apa saja yang masuk dan baru dapat di verifikasi oleh kami,” katanya.

Permasalahan lainnya seperti klaim obat yang digunakan, dalam hal ini obat sudah masuk ke dalam sistem Ina CBGs. Pihak RS membeli berdasarkan e-katalog. Maka hal ini bukan menjadi tanggung jawab BPJS kesehatan.

Namun, tugas BPJS terkait obat hanya memeriksa apakah obat yang sudah masuk dalam sistem Ina CBGs sudah masuk ke dalam catatan medisnya.

“BPJS tentunya mengharapkan pelayanan berkualitas, penentuan obat menjadi kewenangan RS yang sudah masuk ke dalam sistem Ina CBGs. Kami tidak ada kewenanganya,” papar dia.

Dalam hal ini klaim yang diajukan RS hanya dapat diajukan secara kolekltif di akhir bulan. Jika klaim yang diajukan dan diverifikasi sudah lengkap maka tertanggal itulah klaim di proses.‎

Selanjutnya, BPJS Kesehatan akan meningkatkan kualitas SDM dengan penambahan pegawai sebanyak 1.700 pegawai. Jumlah ini akan terus ditambah mencapai 3.000-5.000 pegawai dalam jangka panjang.

Baca berita:
BPJS kesehatan diminta evaluasi penempatan verifikator
(kri)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved