Peluang Jokowi menangi Pilpres 2014 berat

Kamis, 10 April 2014 - 10:38 WIB
Peluang Jokowi menangi...
Peluang Jokowi menangi Pilpres 2014 berat
A A A
Sindonews.com - Peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa menjadi presiden dinilai berat dengan gambaran hasil penghitungan cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Kemungkinan ini bertambah, setelah sebelumnya Ia juga mengungkapkan bahwa tidak mudah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membangun koalisi dengan perolehan persentase tersebut paska pencapresan Jokowi.

Direktur Sinergi masyarakat untuk demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin berpendapat, PDIP kemungkinan akan berkoalisi tidak lebih dari empat partai politik (parpol) saja, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasdem, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Itupun kalau PKPI tidak merapat ke Golkar. Sementara PBB sepertinya akan memilih ke Gerindra," kata Said saat berbincang dengan Sindonews, Kamis (10/9/2014).

Ia mengamati, apabila suara PDIP dijumlahkan dengan suara teman koalisinya, maka modal pencalonan Jokowi dalam Pilpres nanti hanya sekira 30 hingga 35 persen.

"Itu artinya raihan suara Jokowi dalam Pilpres nanti tidak akan lari jauh dari hasil Pileg itu. Sebab perolehan suara PDIP dalam Pileg sesungguhnya sudah mencerminkan besaran dukungan pemilih kepada Jokowi dalam Pilpres nanti," ujarnya.

Dengan perolehan itu, maka tidak mudah bagi Jokowi untuk menjadi presiden. "Nah, Jumlah 30-an persen itu agak berat untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres nanti," sambungnya.

Belum lagi, lanjut dia, apabila peta politik pasca Pileg 2014 menunjukkan 11 parpol lain kompak menolak berkoalisi dengan PDIP. "Maka Gubernur DKI Jakarta itu hanya akan tercatat dalam sejarah sebagai seorang mantan bakal calon presiden saja. Dia tidak pernah benar-benar menjadi peserta Pilpres 2014," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved