Partai Golput minta rakyat ikut nyoblos

Rabu, 09 April 2014 - 02:46 WIB
Partai Golput minta...
Partai Golput minta rakyat ikut nyoblos
A A A
Sindonews.com - Pemilu legislatif 9 April disinyalir masih akan dipenuhi oleh para pemilih yang tidak akan menggunakan hak suaranya alias golongan putih (golput). Namun sebuah perkumpulan yang menamakan dirinya Partai Golput mengimbau sebaliknya.

Dalam imbauannya, Partai Golput meminta masyarakat tetap menggunakan haknya. Namun, Partai Golput mengimbau masyarakat untuk memilih caleg nomor urut terakhir.

Menurut deklator Partai Golput Doni Istyanto Hari Mahdi, memilih caleg nomor urut terakhir merupakan bagian strategi untuk mengurangi korupsi yang kerap dilakukan oleh caleg incumbent.

"Caleg dengan nomor terbawah pasti bukan elite partai dan mereka adalah caleg dhuafa (tidak memiliki dana besar) sehingga perlu ditolong," kata Doni saat menyambangi di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa 8 April kemarin.

Ajakan memilih caleg nomor urut terakhir bukan tanpa alasan, hal itu sebagai salah satu cara untuk mengurangi korupsi yang kerap dilakukan oleh DPR. Doni menilai caleg yang berada pada urutan paling bawah adalah orang yang mempunyai ekonomi sangat terbatas atau dhuafa.

"Apapun partai yang anda pilih, coblos caleg yang paling bawah. Mari kita semua membantu KPK untuk membersihkan caleg-caleg yang telah berkali-kali menjadi anggota legislatig dan berencana menjadi anggota legislatif seumur hidup," katanya.

Penjelasan pasal 1 angka 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 menjadi benteng perlindungan ampuh bagi koruptor agar terhindar dari penerapan hukuman mati.

"Kami menghendaki agar penjelesan pasal dihapus oleh MK. Jika tidak dihapus, seorang koruptor yang merugikan negara sampai Rp100 triliun," tegas Doni.
(hyk)
Berita Terkait
H-1 Coblosan, Warga...
H-1 Coblosan, Warga Satu Desa Ini Pilih Golput di Pilkada Konawe Selatan, Ada Apa?
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Anak Muda Tidak Boleh Golput dan Asal Pilih Pemimpin
Di Webinar Perindo,...
Di Webinar Perindo, Pemilih Pemula Ini Ajak Masyarakat Jangan Golput
Pandemi COVID-19 Berpotensi...
Pandemi COVID-19 Berpotensi Picu Tingginya Golput di Pilkada, Apa Solusinya?
Denny JA Ungkap Angka...
Denny JA Ungkap Angka Golput di 7 Provinsi Terbesar pada Pilkada 2024, Tertinggi DKI
Jumlah Golput di Pilkada...
Jumlah Golput di Pilkada Jakarta Tinggi, Partisipasi Pemilih Hanya 50-60 Persen
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved