KPU pastikan distribusi surat suara selesai hari ini
Selasa, 08 April 2014 - 14:20 WIB
KPU pastikan distribusi surat suara selesai hari ini
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan, proses distribusi logistik surat suara selesai hari ini hingga ke tempat pemungutan surat suara (TPS).
Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah memastikan tingkat penyelesaian proses distribusi surat suara itu hingga 99 persen.
"Dijamin hari ini sudah harus sampai ke TPS-TPS. Harus," tegas Ferry, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (8/4/2014)
Namun diakuinya proses distribusi surat suara mengalami kemunduran dari jadwal yang sudah direncanakan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi letak geografis satu daerah dengan daerah lainnya yang berbeda.
Menurutnya, daerah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat biasa, harus menggunakan transportasi canggih yang dimiliki TNI/Polri. "Banyak daerah-daerah yang agak ekstrem dari sisi logistik tetapi kita sudah koordinasi dengan pihak TNI, pihak kepolisian juga mem-backup," ungkapnya.
Dia menjelaskan, lokasi TPS di kabupaten/kota yang sulit terjangkau membutuhkan waktu minimal 10 jam hingga satu hari. "Kita minta bantuan support helikopter untuk mengangkut ke sana. Itulah kenapa kita juga koordinasi dengan alat pengangkutan," jelasnya.
Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah memastikan tingkat penyelesaian proses distribusi surat suara itu hingga 99 persen.
"Dijamin hari ini sudah harus sampai ke TPS-TPS. Harus," tegas Ferry, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (8/4/2014)
Namun diakuinya proses distribusi surat suara mengalami kemunduran dari jadwal yang sudah direncanakan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi letak geografis satu daerah dengan daerah lainnya yang berbeda.
Menurutnya, daerah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat biasa, harus menggunakan transportasi canggih yang dimiliki TNI/Polri. "Banyak daerah-daerah yang agak ekstrem dari sisi logistik tetapi kita sudah koordinasi dengan pihak TNI, pihak kepolisian juga mem-backup," ungkapnya.
Dia menjelaskan, lokasi TPS di kabupaten/kota yang sulit terjangkau membutuhkan waktu minimal 10 jam hingga satu hari. "Kita minta bantuan support helikopter untuk mengangkut ke sana. Itulah kenapa kita juga koordinasi dengan alat pengangkutan," jelasnya.
(kur)