Serangan fajar tidak akan efektif

Selasa, 08 April 2014 - 09:10 WIB
Serangan fajar tidak...
Serangan fajar tidak akan efektif
A A A
Sindonews.com - Serangan fajar atau upaya untuk memengaruhi calon pemilih pada saat menjelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) dinilai tidak akan efektif.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kristiawanto menegaskan Hanura merupakan partai modern yang tidak akan memengaruhi calon pemilih dengan cara seperti itu.

Bahkan, Hanura sudah lama berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menangkal serangan fajar. "Hanura sudah mencegah hal itu (serangan fajar) sejak lama melalui gerakan pemilih cerdas," kata Kristiawanto kepada Sindonews, Senin 7 April 2014 malam.

Menurut dia, pemilih Hanura adalah kalangan anak muda yang lebih mengutamakan rasionalitas dalam menyikapi sesuatu. "Segmentasi pemilih Hanura adalah anak muda yang kritis dan rasional," ujanya.

Selain itu, kata dia, saat ini masyarakat lebih mempertimbangkan untuk memilih calon anggota legislatif (caleg) dari parpol yang bersih. "Pastinya, tren masyarakat saat ini akan memilih partai yang bersih," ujar Kristiawanto.
(dam)
Berita Terkait
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Berita Terkini
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved