Polda DKI siapkan 18.511 personel amankan Pileg
Senin, 07 April 2014 - 11:37 WIB
Polda DKI siapkan 18.511 personel amankan Pileg
A
A
A
Sindonews.com - Pesta demokrasi akan dilaksanakan dua hari lagi atau tepatnya hari Rabu 9 April 2014 mendatang. Terkait hal itu, Kepolisian Daerah Metro Jaya siap mengerahkan 18.511 personel yang nantinya akan mengamankan jalannya Pemilu Legislatif 2014.
"Dari Polda Metro akan dikerahkan 973 personel. Ada sekitar 12 ribu personel gabungan Mabes Polri yang akan ditempatkan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Rikwanto saat ditemui di sela-sela acara Simulasi Pengamanan Pemilu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/4/2014).
Rikwanto menjelaskan, belasan ribu personel itu akan mengamankan 42.385 TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 16.480.557 orang. Pengamanan itu juga akan melibatkan beberapa kategori TPS.
"Ada 41.992 TPS yang dinyatakan aman, TPS dengan kategori rawan satu sebanyak 358, dan rawan dua nihil," kata Rikwanto.
TPS dengan kondisi rawan dalam hal ini berkaitan dengan faktor geografis, misalnya karena lokasi TPS yang cukup jauh dari kota. Mayoritas TPS rawan itu pun berada di lokasi-lokasi perbatasan dengan kota lain. Namun kondisi rawan tersebut bukan berarti TPS berbahaya.
Kategori rawan satu merupakan TPS yang terbilang masih cukup kondusif, seperti di perkampungan dan pemukiman massa pendukung. Indikatornya pernah terjadi konflik dan masyarakat mengerti politik serta antusiasme cukup tinggi.
Sementara, rawan dua adalah TPS yang berdampingan dengan massa calon dan TPS yang berada di perbatasan. Bukan hanya itu, mulai hari ini personel tersebut juga langsung diturunkan ke TPS-TPS yang ada.
"Dari Polda Metro akan dikerahkan 973 personel. Ada sekitar 12 ribu personel gabungan Mabes Polri yang akan ditempatkan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Rikwanto saat ditemui di sela-sela acara Simulasi Pengamanan Pemilu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/4/2014).
Rikwanto menjelaskan, belasan ribu personel itu akan mengamankan 42.385 TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 16.480.557 orang. Pengamanan itu juga akan melibatkan beberapa kategori TPS.
"Ada 41.992 TPS yang dinyatakan aman, TPS dengan kategori rawan satu sebanyak 358, dan rawan dua nihil," kata Rikwanto.
TPS dengan kondisi rawan dalam hal ini berkaitan dengan faktor geografis, misalnya karena lokasi TPS yang cukup jauh dari kota. Mayoritas TPS rawan itu pun berada di lokasi-lokasi perbatasan dengan kota lain. Namun kondisi rawan tersebut bukan berarti TPS berbahaya.
Kategori rawan satu merupakan TPS yang terbilang masih cukup kondusif, seperti di perkampungan dan pemukiman massa pendukung. Indikatornya pernah terjadi konflik dan masyarakat mengerti politik serta antusiasme cukup tinggi.
Sementara, rawan dua adalah TPS yang berdampingan dengan massa calon dan TPS yang berada di perbatasan. Bukan hanya itu, mulai hari ini personel tersebut juga langsung diturunkan ke TPS-TPS yang ada.
(kri)