Soal dana, parpol dinilai belum terbuka
Selasa, 01 April 2014 - 19:54 WIB
Soal dana, parpol dinilai belum terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menilai partai politik (parpol) belum terbuka soal pendanaan kampanye pemilihan umum (pemilu).
JPPR merilis, ada sejumlah temuan kegiatan partai yang berbentuk rapat tertutup dan masuk pada model laporan pengeluaran partai, tapi tidak tercantum di laporan partai yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)
"Darimana uangnya? sedangkan di laporan dana kampanye tercermin enggak punya uang," ujar Koordinator Program JPPR Sunanto, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Dia mencontohkan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) misalnya. Dalam temuannya, PKPI memiliki saldo rekening terakhir berjumlah Rp740.000.
Menurut dia, angka tersebut tergolong kecil untuk ukuran saldo partai yang kerap membuat rapat di Hotel dan tempat mewah lainnya. "Kayak ini ada iklan (Partai Gerindra), tapi enggak dicantumkan, kosong kita nggak tahu rincianya apa," ungkapnya
Dia menyatakan, secara keseluruhan partai politik peserta pemilu cenderung memanipulasi laporan dana kampanye yang diserahkan pada 2 Maret 2014 lalu. Masih kata dia, parpol dianggap belum bersikap transparan dalam melaporkan dana kampanye kepada publik.
JPPR merilis, ada sejumlah temuan kegiatan partai yang berbentuk rapat tertutup dan masuk pada model laporan pengeluaran partai, tapi tidak tercantum di laporan partai yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)
"Darimana uangnya? sedangkan di laporan dana kampanye tercermin enggak punya uang," ujar Koordinator Program JPPR Sunanto, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Dia mencontohkan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) misalnya. Dalam temuannya, PKPI memiliki saldo rekening terakhir berjumlah Rp740.000.
Menurut dia, angka tersebut tergolong kecil untuk ukuran saldo partai yang kerap membuat rapat di Hotel dan tempat mewah lainnya. "Kayak ini ada iklan (Partai Gerindra), tapi enggak dicantumkan, kosong kita nggak tahu rincianya apa," ungkapnya
Dia menyatakan, secara keseluruhan partai politik peserta pemilu cenderung memanipulasi laporan dana kampanye yang diserahkan pada 2 Maret 2014 lalu. Masih kata dia, parpol dianggap belum bersikap transparan dalam melaporkan dana kampanye kepada publik.
(dam)