WNI di Hong Kong lebih memilih ke konser Gigi?
Selasa, 01 April 2014 - 17:16 WIB
WNI di Hong Kong lebih memilih ke konser Gigi?
A
A
A
Sindonews.com - Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di Hong Kong dimulai pada Minggu 30 Maret lalu di Victoria Park. Pada saat bersamaan, band Gigi menggelar konser di negeri yang dijuluki Hollywood Timur ini di dekat lokasi tersebut.
Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan jumlah warga negara Indonesia di Hong Kong yang ke tempat pemungutan suara (TPS) hanya 6 ribu orang. Sementara jumlah WNI yang mempunyai hak pilih sebanyak 102 ribu orang.
Apakah rendahnya WNI yang datang ke TPS karena ada konser band yang digawangi Armand Maulana itu? "Memang jarak lokasi konser dengan lokasi TPS dekat. Tapi justru pemilih datang ke TPS setelah mereka menonton konser, jadi adanya konser itu bukan penyebab jumlah pemilih rendah" ujar Komisioner KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Selasa (1/4/2014).
Dia mengatakan, saat ini masih ada sekira 15.000 surat suara yang ditunggu panitia pemungutan luar negeri (PPLN) Hong Kong yang memilih lewat pos.
Pemilu di luar negeri ini berlangsung lebih awal, yakni antara 30 Maret hingga 6 April 2014. Kendati pemungutan suara lebih awal, namun penghitungan suara tetap dilaksanakan pada 9 April 2014.
Pemungutan suara juga digelar di sejumlah kota lain kemarin, yakni Beijing dan Shanghai (China), Brazillia (Brazil), Kopenhagen (Denmark), dan Santiago (Chili).
Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan jumlah warga negara Indonesia di Hong Kong yang ke tempat pemungutan suara (TPS) hanya 6 ribu orang. Sementara jumlah WNI yang mempunyai hak pilih sebanyak 102 ribu orang.
Apakah rendahnya WNI yang datang ke TPS karena ada konser band yang digawangi Armand Maulana itu? "Memang jarak lokasi konser dengan lokasi TPS dekat. Tapi justru pemilih datang ke TPS setelah mereka menonton konser, jadi adanya konser itu bukan penyebab jumlah pemilih rendah" ujar Komisioner KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Selasa (1/4/2014).
Dia mengatakan, saat ini masih ada sekira 15.000 surat suara yang ditunggu panitia pemungutan luar negeri (PPLN) Hong Kong yang memilih lewat pos.
Pemilu di luar negeri ini berlangsung lebih awal, yakni antara 30 Maret hingga 6 April 2014. Kendati pemungutan suara lebih awal, namun penghitungan suara tetap dilaksanakan pada 9 April 2014.
Pemungutan suara juga digelar di sejumlah kota lain kemarin, yakni Beijing dan Shanghai (China), Brazillia (Brazil), Kopenhagen (Denmark), dan Santiago (Chili).
(dam)