Minat siswa Indonesia kuliah di Jerman meningkat

Jum'at, 28 Maret 2014 - 01:08 WIB
Minat siswa Indonesia...
Minat siswa Indonesia kuliah di Jerman meningkat
A A A
Sindonews.com - Minat siswa Indonesia yang ingin kuliah di Jerman meningkat tajam. Biaya kuliah yang rendah serta program debt swap menjadi pemicunya.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jerman periode 2009-2013 Eddy Pratomo mengatakan, dalam lima tahun terakhir, kenaikan peminat kuliah di Jerman mencapai 100 persen.

Dari sekira 1.500 siswa, melejit ke 4.000 siswa pada 2013 lalu. "Kondisi ini seperti saat Pak Habibie menjabat sebagai Presiden RI pada 1998 lalu. Antusias masyarakat Indonesia yang belajar di Jerman begitu tinggi," kata Eddy di Jakarta, Kamis 27 Maret 2014.

Eddy menjelaskan, Jerman masih menjadi pilihan kuliah jenjang sarjana. Karena selain mutu pendidikannya, biaya kuliah di sana lebih murah ketimbang di Amerika atau Australia.

Bahkan, tingkat kemurahannya bisa lebih rendah 10 kali lipat. Namun, meski biaya pendidikannya murah, untuk kuliah di sana tidak mudah. Pasalnya, semua perkuliahan, terutama jenjang S-1 dilaksanakan dalam bahasa Jerman.

Hal ini merupakan nilai tambah bagi para siswa, karena harus belajar bahasa selain Inggris. Menurut Eddy, kenaikan angka tersebut memang tak lepas dari upaya Kedutaan Besar Indonesia di Jerman, yang memberi dukungan terhadap lembaga pendidikan Indonesia yang mempromosikan pendidikan di Jerman.

Selain itu juga, karena diterapkannya program debt swap atau penghapusan hutang Indonesia ke Jerman yang dialihkan ke pendidikan. Eddy menjelaskan, debt swap dialokasikan untuk tingkat doktoral guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Program untuk para dosen itu berlaku cukup panjang hingga 10 tahun. "Saat ini sudah masuk tahun keenam. Jumlah pesertanya waktu itu masih minim baru 200 orang dari sekitar 5.000 orang yang dialokasikan," ungkapnya.

"Bukan karena tak ada peminat, tetapi baru sejumlah itu yang memenuhi syarat. Seleksinya memang sangat ketat," imbuh pria yang kini aktif di lembaga konsultasi pendidikan Jerman "Go Deutschland" itu.

Eddy mengungkapkan, untuk kuliah di Jerman memang pemerintah Jerman tidak menuntut banyak. Hanya nilai per bidang studi harus diatas 7 dan kemampuan berbahasa Jerman yang mumpuni.

Hal itu dibuktikan lewat sertifikat level B1 yang dikeluarkan oleh Goethe Institute. Dia mengakui, cukup banyak siswa Indonesia yang tertahan tak bisa berangkat karena kemampuan bahasa Jermannya yang belum memenuhi syarat. Harus menunggu beberapa bulan lagi, sampai dinyatakan lulus seleksi.

Ditanyakan program studi yang menjadi pilihan favorit mahasiswa Indonesia di Jerman, Eddy menyebutkan, antara lain teknik, arsitektur, komputer, bisnis dan ekonomi.

Sedangkan ilmu-ilmu sosial lainnya ada peminat, namun jumlahnya sangat kecil. Disinggung soal kenaikan harga dolar terhadap rupiah apakah memengaruhi minat masyarakat Indonesia ke Jerman, hal itu tidak berpengaruh banyak.

"Karena inflasi di Jerman sangat rendah sehingga harga relatif stabil. Mengenai biaya kuliah di Jerman sendiri itu tergantung dari gaya hidup seseorang. Namun, biaya dibutuhkan minimum sekitar Rp5-Rp7juta per bulan, termasuk akomodasi dan penginapan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Polri Harus Bongkar...
Polri Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Korporasi Dugaan Korupsi Batu Bara
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Prabowo Ingatkan Polri,...
Prabowo Ingatkan Polri, TNI hingga Jaksa: Sepatu, Bintang, dan Topimu dari Rakyat!
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved