KPK bentuk gugus tugas pengawas Pemilu 2014
Kamis, 27 Maret 2014 - 20:43 WIB
KPK bentuk gugus tugas pengawas Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Pelaksanaan pemilu tahun ini mendapat pengawasan dari banyak pihak. Tak hanya LSM penggiat pemilu beberapa lembaga negara ikut mengawal pelaksanaan Pemilu 2014.
Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat terobosan baru dengan membentu gugus tugas yang berfungsi mengawal pemilu supaya berintegritas dan tidak ada penyelewengan anggaran bantuan sosial (bansos).
"Kami menyepakati akan bentuk gugus tugas untuk mengawal dana bansos agar tidak disalahgunakan, serta potensi-potensi kecurangan pemilu," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Tak hanya dua lembaga di atas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) juga ikut terlibat dalam pembentukan gugus tugas itu.
Adnan menjelaskan, tim gugus akan mengantisipasi penyelewengan dana bansos untuk kepentingan pemilu. "KPK juga melakukan kampanye untuk pilih (calon) yang jujur," katanya.
Sementara, Komisioner Bawaslu Nasrullah menyambut positif pembentukan gugus tugas tersebut. Menurutnya, saat bekerja nanti gugus tugas juga melibatkan Komisi Informasi Publik (KIP).
"Oleh karena itu kami meminta caleg, parpol untuk menciptakan pemilu bersih dan berintegritas," tegasnya.
Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat terobosan baru dengan membentu gugus tugas yang berfungsi mengawal pemilu supaya berintegritas dan tidak ada penyelewengan anggaran bantuan sosial (bansos).
"Kami menyepakati akan bentuk gugus tugas untuk mengawal dana bansos agar tidak disalahgunakan, serta potensi-potensi kecurangan pemilu," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Tak hanya dua lembaga di atas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) juga ikut terlibat dalam pembentukan gugus tugas itu.
Adnan menjelaskan, tim gugus akan mengantisipasi penyelewengan dana bansos untuk kepentingan pemilu. "KPK juga melakukan kampanye untuk pilih (calon) yang jujur," katanya.
Sementara, Komisioner Bawaslu Nasrullah menyambut positif pembentukan gugus tugas tersebut. Menurutnya, saat bekerja nanti gugus tugas juga melibatkan Komisi Informasi Publik (KIP).
"Oleh karena itu kami meminta caleg, parpol untuk menciptakan pemilu bersih dan berintegritas," tegasnya.
(kri)