Amankan pemilu, KPU libatkan TNI
Senin, 24 Maret 2014 - 14:15 WIB
Amankan pemilu, KPU libatkan TNI
A
A
A
Sindonews.com - Pelaksana Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2014 semakin dekat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut maksimal dalam menjalankan tugasnya agar pemilu berjalan lancar.
Untuk menciptakan hal tersebut, lembaga penyelenggara pemilu harus menjalin kerja sama dengan institusi lain termasuk dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kerja sama TNI terkait dengan pengamanan pada saat proses dan pelaksanaan pemilu.
Oleh karena itu, KPU saat ini sedang menyiapkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding dengan TNI. "Masih pembahasan, terutama (menyangkut) hal teknis," ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat dikonfirmasi Sindonews, Jakarta, Senin (24/3/2014)
Renana kerja sama itu untuk melengkapi sistem pengamanan pemilu dari tahapan sampai proses dan hasil pemilu. Kendati posisi TNI adalah tim pengamanan yang bersifat membantu kepolisian, tetapi KPU juga berencana meminta bantuan terkait alat transportasi canggih yang dimiliki TNI untuk mengirim dan mengawal distribusi logistik pemilu.
Pembahasan teknis terkait kerja sama itu akan dibahas antara KPU dan TNI serta Polri dalam rapat tertutup hari ini . Rencana pembahasan dimulai hari ini pukul 10.00 WIB. Namun hingga kini rapat belum dimulai.
Untuk menciptakan hal tersebut, lembaga penyelenggara pemilu harus menjalin kerja sama dengan institusi lain termasuk dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kerja sama TNI terkait dengan pengamanan pada saat proses dan pelaksanaan pemilu.
Oleh karena itu, KPU saat ini sedang menyiapkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding dengan TNI. "Masih pembahasan, terutama (menyangkut) hal teknis," ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat dikonfirmasi Sindonews, Jakarta, Senin (24/3/2014)
Renana kerja sama itu untuk melengkapi sistem pengamanan pemilu dari tahapan sampai proses dan hasil pemilu. Kendati posisi TNI adalah tim pengamanan yang bersifat membantu kepolisian, tetapi KPU juga berencana meminta bantuan terkait alat transportasi canggih yang dimiliki TNI untuk mengirim dan mengawal distribusi logistik pemilu.
Pembahasan teknis terkait kerja sama itu akan dibahas antara KPU dan TNI serta Polri dalam rapat tertutup hari ini . Rencana pembahasan dimulai hari ini pukul 10.00 WIB. Namun hingga kini rapat belum dimulai.
(dam)