PPP bantah sudah berkoalisi dengan Gerindra
Senin, 24 Maret 2014 - 12:20 WIB
PPP bantah sudah berkoalisi dengan Gerindra
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali hadir dalam kampanye Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu 23 Maret kemarin. Apakah kemunculan SDA menjadi sinyal PPP berkoalisi Gerindra?
Ketua DPP PPP Arwani Thomafi meminta kehadiran PPP tidak perlu ditafsirkan berlebihan. "Saya kira enggak perlu tafsir berlebihan, ini menunjukkan pemimpin partai dalam suasana kontestasi dinamis tetap mengedepankan persaudaraan antara kita, ini sangat penting," ujarnya di Hotel Santika, Jakarta, Senin (24/3/2014).
Arwani membantah kehadiran SDA di kampanye akbar tersebut bagian dari koalisi partai berlogo Kakbah itu dengan Partai Gerindra. Pasalnya, sesuai dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP mereka sepakat koalisi serta penentuan pasangan calon presiden (capres) diputuskan di forum rapat pimpinan nasional (Rapimnas) usai Pileg.
"Soal koalisi, PPP sangat terbuka, kita memungkinkan untuk berkoalisi dengan parpol manapun. Apakah akan koalisi atau usung (capres), bagi PPP diputuskan setelah pileg dalam forum rapimnas," tuntasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, SDA hadir di kampanye Gerindra bersama sejumlah pengurus PPP. Di hadapan massa Gerindra, SDA menyampaikan tentang persoalan bangsa. "Kita memang tertinggal, bukan berarti kita tak bisa maju. Kalau tidak sama Prabowo, kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan Prabowo, siapa lagi," ungkapnya.
Ketua DPP PPP Arwani Thomafi meminta kehadiran PPP tidak perlu ditafsirkan berlebihan. "Saya kira enggak perlu tafsir berlebihan, ini menunjukkan pemimpin partai dalam suasana kontestasi dinamis tetap mengedepankan persaudaraan antara kita, ini sangat penting," ujarnya di Hotel Santika, Jakarta, Senin (24/3/2014).
Arwani membantah kehadiran SDA di kampanye akbar tersebut bagian dari koalisi partai berlogo Kakbah itu dengan Partai Gerindra. Pasalnya, sesuai dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP mereka sepakat koalisi serta penentuan pasangan calon presiden (capres) diputuskan di forum rapat pimpinan nasional (Rapimnas) usai Pileg.
"Soal koalisi, PPP sangat terbuka, kita memungkinkan untuk berkoalisi dengan parpol manapun. Apakah akan koalisi atau usung (capres), bagi PPP diputuskan setelah pileg dalam forum rapimnas," tuntasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, SDA hadir di kampanye Gerindra bersama sejumlah pengurus PPP. Di hadapan massa Gerindra, SDA menyampaikan tentang persoalan bangsa. "Kita memang tertinggal, bukan berarti kita tak bisa maju. Kalau tidak sama Prabowo, kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan Prabowo, siapa lagi," ungkapnya.
(dam)