Jika kalah, Jokowi diminta jangan balik ke Jakarta
Kamis, 20 Maret 2014 - 19:08 WIB
Jika kalah, Jokowi diminta jangan balik ke Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Kekecewaan terhadap keputusan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang maju menjadi calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus muncul.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi meminta Jokowi tidak kembali memimpin Jakarta, jika kalah dalam pemilihan presiden. Sebab jika kembali lagi menjabat gubernur DKI Jakarta, justru akan menimbulkan kekecewaan baru.
"Ada yang senang dan ada yang kecewa Jokowi jadi capres. Yang kecewa jangan dibuat kecewa dua kali lah. Udah meninggalkan, ya kalau kalah jangan balik lagi ke Jakarta." kata Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (20/3/014).
Menurut Sanusi, jangan sampai Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada tahun 2012 lalu hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk kepentingan lainnya.
"Yang kita harapkan kebijaksanaan dan kebesaran hati dia, jangan jakarta cuma dijadiin batu loncatan dia nyapres, kalah balik lagi.", ungkap Sanusi.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi meminta Jokowi tidak kembali memimpin Jakarta, jika kalah dalam pemilihan presiden. Sebab jika kembali lagi menjabat gubernur DKI Jakarta, justru akan menimbulkan kekecewaan baru.
"Ada yang senang dan ada yang kecewa Jokowi jadi capres. Yang kecewa jangan dibuat kecewa dua kali lah. Udah meninggalkan, ya kalau kalah jangan balik lagi ke Jakarta." kata Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (20/3/014).
Menurut Sanusi, jangan sampai Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada tahun 2012 lalu hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk kepentingan lainnya.
"Yang kita harapkan kebijaksanaan dan kebesaran hati dia, jangan jakarta cuma dijadiin batu loncatan dia nyapres, kalah balik lagi.", ungkap Sanusi.
(dam)