Nasrullah bantah pernah kumpulkan saksi-saksi
Kamis, 20 Maret 2014 - 11:22 WIB
Nasrullah bantah pernah kumpulkan saksi-saksi
A
A
A
Sindonews.com - Teuku Nasrullah, mantan pengacara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah membantah pernah pengumpulkan saksi-saksi yang terkait dengan kasus kliennya.
"Saya tidak pernah melakukan perbuatan tercela, ketika seseorang sudah menjadi saksi, saya tidak pernah bertemu lagi orang itu," kata Nasrullah di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu (20/3/2014).
Mengenakan baju batik lengan panjang, Nasrullah mengaku tidak mengetahui saat dikonfirmasi apakah ada teman-temannya yang mengumpulkan saksi untuk dipengaruhi.
Dia juga menolak, membeberkan lebih jauh mengenai materi pemeriksaan hari ini sebelum selesai menjalani pemeriksaan bersama penyidik KPK.
Nasrullah menjelaskan mundur dari tim pengacara Atut karena alasan kesehatan. Pasalnya, dokter sudah menyarankan dia untuk istirahat total. Dia menampik ada alasan lain yang sangat penting di balik kemundurannya.
"Enggak, semata-mata karena kondisi kesehatan saya. Anda bisa bayangkan orang tensi darah tinggi dengan tensi 197 saat itu oleh dokter sudah divonis saya bisa stroke. Apa yang terjadi, saya lebih mengutamakan kesehatan saya," tukasnya.
Baca berita:
Nasrullah akhirnya penuhi panggilan KPK
"Saya tidak pernah melakukan perbuatan tercela, ketika seseorang sudah menjadi saksi, saya tidak pernah bertemu lagi orang itu," kata Nasrullah di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu (20/3/2014).
Mengenakan baju batik lengan panjang, Nasrullah mengaku tidak mengetahui saat dikonfirmasi apakah ada teman-temannya yang mengumpulkan saksi untuk dipengaruhi.
Dia juga menolak, membeberkan lebih jauh mengenai materi pemeriksaan hari ini sebelum selesai menjalani pemeriksaan bersama penyidik KPK.
Nasrullah menjelaskan mundur dari tim pengacara Atut karena alasan kesehatan. Pasalnya, dokter sudah menyarankan dia untuk istirahat total. Dia menampik ada alasan lain yang sangat penting di balik kemundurannya.
"Enggak, semata-mata karena kondisi kesehatan saya. Anda bisa bayangkan orang tensi darah tinggi dengan tensi 197 saat itu oleh dokter sudah divonis saya bisa stroke. Apa yang terjadi, saya lebih mengutamakan kesehatan saya," tukasnya.
Baca berita:
Nasrullah akhirnya penuhi panggilan KPK
(kri)