Dari Depok, Hanura target 2 kursi DPR RI
Rabu, 19 Maret 2014 - 17:03 WIB
Dari Depok, Hanura target 2 kursi DPR RI
A
A
A
Sindonews.com - Kiprah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Depok semakin menggeliat. Terlihat dari antusias warga saat kampanye terbuka di Lapangan Sanca, Tapos, Depok yang dihadiri oleh calon wakil presiden Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo. Ribuan massa memenuhi lapangan dan menyambut kedatangan calon pemimpin mereka.
Dengan kiprah yang semakin bersinar di Depok, maka ditargetkan Partai Hanura akan memenuhi dua kursi di DPR RI untuk wilayah Jabar VI (Depok-Bekasi). Dengan kuota tersebut maka diharapkan kekuatan Hanura dalam kursi parlemen menjadi kuat.
"Target kami untuk DPR RI dari Jabar VI bisa dua kursi," kata Caleg Hanura untuk DPR Dapil Jabar VI Fariza Y Irawady, di Depok, Rabu (19/3/2014).
Sedangkan untuk tingkat kota ditargetkan dua kursi untuk tiap dapil. Dia optimis target tersebut dapat tercapai dengan pendekatan yang telah dilakukan, salah satunya pengaktifan Kartu Kader Penggerak Hanura (KKPH). "Saat ini, saya sudah mengaktifkan 41.000 KKPH," tukasnya.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk Partai Hanura peduli terhadap rakyat. "Kekuatan kami adalah menjaga silaturahmi dengan konstituen. Kader kami selalu masuk dalam jantung-jantung masyarakat," kata Fariza yang juga ketua Gerakan Nurani Nusantara (GANN).
Dikatakan dia, dibagikannya KKPH itu sebagai bukti nyata Hanura bisa menangkap apa yang dirasakan rakyat. Pihaknya tidak ingin memberikan janji semata dengan pemberian santunan pada keluarga yang meninggal dunia.
"Masa berlakunya tidak hanya sampai 9 April saja. Kami ingin menjaga kantong-kantong suara," tukasnya.
Dengan kiprah yang semakin bersinar di Depok, maka ditargetkan Partai Hanura akan memenuhi dua kursi di DPR RI untuk wilayah Jabar VI (Depok-Bekasi). Dengan kuota tersebut maka diharapkan kekuatan Hanura dalam kursi parlemen menjadi kuat.
"Target kami untuk DPR RI dari Jabar VI bisa dua kursi," kata Caleg Hanura untuk DPR Dapil Jabar VI Fariza Y Irawady, di Depok, Rabu (19/3/2014).
Sedangkan untuk tingkat kota ditargetkan dua kursi untuk tiap dapil. Dia optimis target tersebut dapat tercapai dengan pendekatan yang telah dilakukan, salah satunya pengaktifan Kartu Kader Penggerak Hanura (KKPH). "Saat ini, saya sudah mengaktifkan 41.000 KKPH," tukasnya.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk Partai Hanura peduli terhadap rakyat. "Kekuatan kami adalah menjaga silaturahmi dengan konstituen. Kader kami selalu masuk dalam jantung-jantung masyarakat," kata Fariza yang juga ketua Gerakan Nurani Nusantara (GANN).
Dikatakan dia, dibagikannya KKPH itu sebagai bukti nyata Hanura bisa menangkap apa yang dirasakan rakyat. Pihaknya tidak ingin memberikan janji semata dengan pemberian santunan pada keluarga yang meninggal dunia.
"Masa berlakunya tidak hanya sampai 9 April saja. Kami ingin menjaga kantong-kantong suara," tukasnya.
(kri)