KPU berencana gunakan kapal perang TNI
Selasa, 18 Maret 2014 - 10:07 WIB
KPU berencana gunakan kapal perang TNI
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana menggunakan Kapal Perang TNI untuk membantu distribusi logistik surat suara. Cara tersebut untuk mengantisipasi cuaca buruk saat pengiriman logistik dilakukan.
Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI soal rencana itu. Menurutnya, hanya TNI dan Polri yang memiliki transportasi canggih seperti itu.
"Sampai saat ini belum ya untuk meminta bantuan kepada TNI, misal kita meminta kapal perang untuk distribusi logistik. Itu akan dilakukan kalau memang cuaca dan kondisinya tidak memungkinkan, tapi kita koordinasi dengan TNI terus ada," kata Ferry di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Sementara itu, lanjut Ferry, pihaknya untuk sementara masih menggunakan transportasi umum untuk mengirim logistik pemilu ke lokasi terpencil dan menyeberang pulau.
"Ya selama ini kami masih menggunakan pesawat atau kapal komersil ya dalam pendistribusian logistik pemilu. Ya kan itu memang begitu seharusnya," ujarnya.
Namun demikian, pihaknya tetap menjamin distribusi logistik tersebut tetap aman sampai ke KPU tingkat kabupaten/kota. Pasalnya, selain petugas KPU Daerah, pemerintah daerah juga diminta ikut membantu mengamankan.
"Pasti untuk pengamanan pendistribusian tentu sudah dikondisikan dengan stakeholder setempat," tutupnya.
Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI soal rencana itu. Menurutnya, hanya TNI dan Polri yang memiliki transportasi canggih seperti itu.
"Sampai saat ini belum ya untuk meminta bantuan kepada TNI, misal kita meminta kapal perang untuk distribusi logistik. Itu akan dilakukan kalau memang cuaca dan kondisinya tidak memungkinkan, tapi kita koordinasi dengan TNI terus ada," kata Ferry di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Sementara itu, lanjut Ferry, pihaknya untuk sementara masih menggunakan transportasi umum untuk mengirim logistik pemilu ke lokasi terpencil dan menyeberang pulau.
"Ya selama ini kami masih menggunakan pesawat atau kapal komersil ya dalam pendistribusian logistik pemilu. Ya kan itu memang begitu seharusnya," ujarnya.
Namun demikian, pihaknya tetap menjamin distribusi logistik tersebut tetap aman sampai ke KPU tingkat kabupaten/kota. Pasalnya, selain petugas KPU Daerah, pemerintah daerah juga diminta ikut membantu mengamankan.
"Pasti untuk pengamanan pendistribusian tentu sudah dikondisikan dengan stakeholder setempat," tutupnya.
(kri)