Di depan warga NU, PKB klaim inisiator UU Desa
Senin, 17 Maret 2014 - 20:06 WIB
Di depan warga NU, PKB klaim inisiator UU Desa
A
A
A
Sindonews.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim, sebagai inisiator Undang-Undang (UU) Desa di depan ribuan jemaah pengajian warga Nahdlatul Ulama (NU), di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Di hadapan warga NU itu, Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar mengatakan, pembangunan Indonesia harus merata termasuk ke tingkat pedesaan.
"Ini perjuangan konkret PKB membela rakyat yang mayoritas tinggal di lingkungan pedesaan," kata Marwan melalui siaran tertulis yang diterima Sindonews, Senin (17/3/2014).
Kata Marwan, keinginan PKB melalui UU Desa supaya ada pembangunan merata, antara desa dengan kota, yang pada akhirnya tidak ada lagi kesenjangan ekonomi di antara keduanya.
Tak hanya itu, lanjut Marwan, dengan UU Desa bisa mengurangi jumlah pengangguran di desa sehingga tak ada lagi urbanisasi. "Kesenjangan pembangunan dan ekonomi seperti ini harus segera diakhiri. Pembangunan, terutama ekonomi harus difokuskan ke desa-desa untuk kesejahteraan rakyat desa," ujarnya.
Lebih lanjut Marwan menyampaikan, untuk mewujudkan itu perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana, tidak hanya di bidang pertanian. Namun hingga kelautan yang ditundang dengan pendidikan tinggi.
"Kita optimis, PKB berjaya dan rakyat Indonesia yang mayoritas hidup di pedesaan akan lebih sejahtera," pungkasnya.
Di hadapan warga NU itu, Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar mengatakan, pembangunan Indonesia harus merata termasuk ke tingkat pedesaan.
"Ini perjuangan konkret PKB membela rakyat yang mayoritas tinggal di lingkungan pedesaan," kata Marwan melalui siaran tertulis yang diterima Sindonews, Senin (17/3/2014).
Kata Marwan, keinginan PKB melalui UU Desa supaya ada pembangunan merata, antara desa dengan kota, yang pada akhirnya tidak ada lagi kesenjangan ekonomi di antara keduanya.
Tak hanya itu, lanjut Marwan, dengan UU Desa bisa mengurangi jumlah pengangguran di desa sehingga tak ada lagi urbanisasi. "Kesenjangan pembangunan dan ekonomi seperti ini harus segera diakhiri. Pembangunan, terutama ekonomi harus difokuskan ke desa-desa untuk kesejahteraan rakyat desa," ujarnya.
Lebih lanjut Marwan menyampaikan, untuk mewujudkan itu perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana, tidak hanya di bidang pertanian. Namun hingga kelautan yang ditundang dengan pendidikan tinggi.
"Kita optimis, PKB berjaya dan rakyat Indonesia yang mayoritas hidup di pedesaan akan lebih sejahtera," pungkasnya.
(maf)