Dua daerah dicoret, PKS ancam laporkan KPU

Minggu, 16 Maret 2014 - 21:58 WIB
Dua daerah dicoret,...
Dua daerah dicoret, PKS ancam laporkan KPU
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu menyikapi keputusan KPU yang mencoret PKS di dua kabupaten.

"Semua jalur yang dibuka dalam peraturan perundangan kita akan tempuh. Entah akan kami laporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) atau DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu)," kata Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini ketika dihubungi sindonews.com di Jakarta, Minggu (16/3/2014).

Jazuli menjelaskan, tim hukum PKS akan mendalami masalah ini terlebih dahulu. Jam berapa KPU setempat menutup penerimaan laporan dana kampanye tersebut sehingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS setempat terlambat menyerahkan laporan tersebut.

"Kita akan dalami masalahnya. Kalau sebelum jam 12 malam sudah tutup berarti KPUD culas. Tiap hari itu kan KPUD terima laporan 24 jam, bukan 18 atau 16 jam," tegas Anggota Komisi II itu.

Oleh karena itu, lanjut Jazuli, pihak PKS masih sedang mengkonfirmasi ke DPD PKS kabupaten Tomohon, dan Toraja Utara. Jika terjadi pelanggaran oleh KPUD setepat, maka PKS akan menempuh semua jalur hukum yang ada dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. "Kami masih menunggu hasil kroscek ke DPD terkait," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU mencoret sembilan parpol di sejumlah daerah. Pencoretan itu karena parpol tidak menyerahkan dana kampanye sesuai jadwal. Salah satunya PKS untuk Kota Tomohon dan Kabupaten Toraja Utara.
(dam)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved