Aher yakin partisipasi pemilih di Jabar capai 80%
Minggu, 16 Maret 2014 - 03:08 WIB
Aher yakin partisipasi pemilih di Jabar capai 80%
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), yakin tingkat partisipasi publik Jawa Barat pada Pemilu 2014 akan tinggi. Bahkan jumlahnya diprediksi akan lebih dari 80 persen.
"Kalau KPU (targetnya) partisipasi 76 persen, saya 80 persen lebih," kata Aher di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 15 Maret 2014.
Alasan rasa optimisme adalah jumlah swing voters di Jawa Barat yang dirilis sejumlah lembaga survei. Jika diambil rata-rata, swing voters mencapai 40 persen. Tapi 90 persen publik, menurutnya akan menggunakan hak pilihnya.
"Walaupun akhirnya ada yang tidak menggunakan hak pilihnya karena berbagai sebab, katakanlah 90 persen dari yang akan memilih itu paling turun sedikit. Saya optimis bisa di atas 80 persen," jelasnya.
Sementara terkait pemilu, ia menyatakan saat ini adalah waktunya semua parpol bersaing berebut suara demi kursi legislatif. Tapi ada satu hal yang ditekankan.
"Tentu ini adalah kompetisi demokrasi yang sehat. Meski ada persaingan saat ini untuk memperebutkan kursi, tapi tentu persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya," tuturnya.
Pesta demokrasi justru bertujuan untuk memperkokoh persatuan bangsa. "Justru kita berdemokrasi dalam rangka mengokohkan NKRI kita," tegas Aher.
"Kalau KPU (targetnya) partisipasi 76 persen, saya 80 persen lebih," kata Aher di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 15 Maret 2014.
Alasan rasa optimisme adalah jumlah swing voters di Jawa Barat yang dirilis sejumlah lembaga survei. Jika diambil rata-rata, swing voters mencapai 40 persen. Tapi 90 persen publik, menurutnya akan menggunakan hak pilihnya.
"Walaupun akhirnya ada yang tidak menggunakan hak pilihnya karena berbagai sebab, katakanlah 90 persen dari yang akan memilih itu paling turun sedikit. Saya optimis bisa di atas 80 persen," jelasnya.
Sementara terkait pemilu, ia menyatakan saat ini adalah waktunya semua parpol bersaing berebut suara demi kursi legislatif. Tapi ada satu hal yang ditekankan.
"Tentu ini adalah kompetisi demokrasi yang sehat. Meski ada persaingan saat ini untuk memperebutkan kursi, tapi tentu persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya," tuturnya.
Pesta demokrasi justru bertujuan untuk memperkokoh persatuan bangsa. "Justru kita berdemokrasi dalam rangka mengokohkan NKRI kita," tegas Aher.
(kri)