Pesan Ketua KPU terkait kampanye berintegritas
Sabtu, 15 Maret 2014 - 15:40 WIB
Pesan Ketua KPU terkait kampanye berintegritas
A
A
A
Sindonews.com - 12 partai politik (parpol) sepakat menandatangani deklarasi kampanye berintegritas untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketua KPU Husni Kamil Manik menegaskan, dengan ditandatanganinya deklarasi kampanye berintegritas, peserta Pemilu 2014 diminta untuk berkompetisi secara sehat dan damai.
"Persaingan yang kompetitif syarat utama mendapatkan kekuasaan secara demokratis. Terutama kampanye terbuka, merupakan sarana partai politik dan peserta pemilu untuk menawarkan visi dan misi kepada masyarakat," kata Husni dalam sambutannya di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Ia menekankan, kampanye menjadi tanggung jawab peserta pemilu, karenanya parpol diminta untuk bisa menghindari kecurangan. Dengan kompetisi sehat lanjut Husni, masyarakat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya sesuai keinginan.
"Kampanye merupakan tanggung jawab partai politik dan perseorangan. Praktik politik uang, intimidasi, harus ditinggalkan. Parpol harus menawarkan gagasan dari problem bangsa. Dalam kampanye berintegritas, dukungan rakyat yang diperoleh oleh peserta pemilu akan lebih tulus," pungkasnya.
Ketua KPU Husni Kamil Manik menegaskan, dengan ditandatanganinya deklarasi kampanye berintegritas, peserta Pemilu 2014 diminta untuk berkompetisi secara sehat dan damai.
"Persaingan yang kompetitif syarat utama mendapatkan kekuasaan secara demokratis. Terutama kampanye terbuka, merupakan sarana partai politik dan peserta pemilu untuk menawarkan visi dan misi kepada masyarakat," kata Husni dalam sambutannya di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Ia menekankan, kampanye menjadi tanggung jawab peserta pemilu, karenanya parpol diminta untuk bisa menghindari kecurangan. Dengan kompetisi sehat lanjut Husni, masyarakat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya sesuai keinginan.
"Kampanye merupakan tanggung jawab partai politik dan perseorangan. Praktik politik uang, intimidasi, harus ditinggalkan. Parpol harus menawarkan gagasan dari problem bangsa. Dalam kampanye berintegritas, dukungan rakyat yang diperoleh oleh peserta pemilu akan lebih tulus," pungkasnya.
(maf)