Banyak massa belum tentu bisa menang
Sabtu, 15 Maret 2014 - 12:33 WIB
Banyak massa belum tentu bisa menang
A
A
A
Sindonews.com - Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) menilai, kampanye terbuka yang akan digelar mulai Minggu 16 Maret 2014, tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap perolehan suara partai politik (parpol).
Direktur Eksekutif Perludem Titi Angraini mengungkapkan, hal ini bisa terlihat dari pemilu sebelumnya. "Kita belajar, banyak massa tidak berkorelasi dengan suara," kata Titi dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya bertema Rakyat Memilih Siapa di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Kata dia, pemilih Indonesia saat ini lebih banyak memberikan keputusannya kepada peserta pemilu yang kerap turun ke masyarakat untuk berinteraksi. "Pemilih kita lebih suka yang interaksi membangun komunikasi dan dialog. Tetapi itu membutuhkan waktu lama dan capek," tuntasnya.
Sebelumnya, Titi juga mengatakan kampanye yang telah dilaksanakan parpol sejak ditetapkan sebagai peserta pemilu belum maksimal dan menarik keinginan masyarakat untuk memilih.
"Saya rasa tidak ada kampanye di Pemilu 2014, karena kampanye visi dan misi program, dan mengajak memilih. Sudah ada belum sih, saya rasa masih pencitraan," kata dia.
Direktur Eksekutif Perludem Titi Angraini mengungkapkan, hal ini bisa terlihat dari pemilu sebelumnya. "Kita belajar, banyak massa tidak berkorelasi dengan suara," kata Titi dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya bertema Rakyat Memilih Siapa di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Kata dia, pemilih Indonesia saat ini lebih banyak memberikan keputusannya kepada peserta pemilu yang kerap turun ke masyarakat untuk berinteraksi. "Pemilih kita lebih suka yang interaksi membangun komunikasi dan dialog. Tetapi itu membutuhkan waktu lama dan capek," tuntasnya.
Sebelumnya, Titi juga mengatakan kampanye yang telah dilaksanakan parpol sejak ditetapkan sebagai peserta pemilu belum maksimal dan menarik keinginan masyarakat untuk memilih.
"Saya rasa tidak ada kampanye di Pemilu 2014, karena kampanye visi dan misi program, dan mengajak memilih. Sudah ada belum sih, saya rasa masih pencitraan," kata dia.
(maf)