Anas belum tahu tanahnya di Yogyakarta disita KPK
Jum'at, 14 Maret 2014 - 10:57 WIB
Anas belum tahu tanahnya di Yogyakarta disita KPK
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum masih diam soal penyitaan aset yang dimilikinya oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan ketika dikonfirmasi mengenai tanah miliknya di Yogyakarta ikut disita penyidik KPK, aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu juga mengaku belum mengetahui.
"Kapan? Oiya? Sudah ya? Saya enggak tahu," kata Anas di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).
Anas tiba di KPK sekira pukul 10:00 WIB lengkap dengan mengenakan rompi tahanan KPK. Pada kesempatan itu, Anas juga membantah tanah yang disita KPK adalah pemberian dari Mahfud Suroso selaku Direktur PT Dusari Citralaras.
"Ah siapa bilang enak saja. Gitu aja ya, saya mau Jumat berkah dulu ya," tukasnya.
Sementara itu terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Anas Urbaningrum, hari ini KPK melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
"Ada Renny Sari Kurniasih selaku ibu rumah tangga, Harizanos selaku notaris dan Arcy Aditya Brahma dari PT Yellowfin (rumah makan khas jepang)," kata Kepala Pemberitaaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugaraha.
Berita:
Anas sebut Cikeas lebih dekat ke Hambalang
KPK siap usut Cikeas di Hambalang
Bahkan ketika dikonfirmasi mengenai tanah miliknya di Yogyakarta ikut disita penyidik KPK, aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu juga mengaku belum mengetahui.
"Kapan? Oiya? Sudah ya? Saya enggak tahu," kata Anas di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).
Anas tiba di KPK sekira pukul 10:00 WIB lengkap dengan mengenakan rompi tahanan KPK. Pada kesempatan itu, Anas juga membantah tanah yang disita KPK adalah pemberian dari Mahfud Suroso selaku Direktur PT Dusari Citralaras.
"Ah siapa bilang enak saja. Gitu aja ya, saya mau Jumat berkah dulu ya," tukasnya.
Sementara itu terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Anas Urbaningrum, hari ini KPK melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
"Ada Renny Sari Kurniasih selaku ibu rumah tangga, Harizanos selaku notaris dan Arcy Aditya Brahma dari PT Yellowfin (rumah makan khas jepang)," kata Kepala Pemberitaaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugaraha.
Berita:
Anas sebut Cikeas lebih dekat ke Hambalang
KPK siap usut Cikeas di Hambalang
(kur)