Kepala Bappeda Banten penuhi panggilan KPK
Kamis, 13 Maret 2014 - 10:58 WIB
Kepala Bappeda Banten penuhi panggilan KPK
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Widodo Hadi memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) Banten.
Mengenakan batik hijau, Widodo tiba di KPK sekira pukul 09.50 WIB. Namun, dia tidak memberikan komentar apapun kepada wartawan. Ia langsung memasuki ruang tunggu KPK.
Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha membenarkan, jika Widodo diperiksa sebagai saksi dalam kasus Alkes Banten.
"Iya benar, dia hari ini memang dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa melalui pesan singkatnya, Kamis (13/3/2014).
Bersama Widodo, KPK juga memanggil saksi lain yakni PNS Dinas Kesehatan Pemprov Banten Aridawati Koto, Yuni Astuti dari swasta dan Manajer Operasional PT Bali Pasific Pragama (BPP), Dadang Prijatna.
"Mereka juga diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa.
Baca berita:
KPK periksa pejabat & staf Dinkes Banten terkait Atut
Mengenakan batik hijau, Widodo tiba di KPK sekira pukul 09.50 WIB. Namun, dia tidak memberikan komentar apapun kepada wartawan. Ia langsung memasuki ruang tunggu KPK.
Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha membenarkan, jika Widodo diperiksa sebagai saksi dalam kasus Alkes Banten.
"Iya benar, dia hari ini memang dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa melalui pesan singkatnya, Kamis (13/3/2014).
Bersama Widodo, KPK juga memanggil saksi lain yakni PNS Dinas Kesehatan Pemprov Banten Aridawati Koto, Yuni Astuti dari swasta dan Manajer Operasional PT Bali Pasific Pragama (BPP), Dadang Prijatna.
"Mereka juga diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa.
Baca berita:
KPK periksa pejabat & staf Dinkes Banten terkait Atut
(kri)