HT tak ingin Indonesia kalah dari Malaysia
Sabtu, 08 Maret 2014 - 19:00 WIB
HT tak ingin Indonesia kalah dari Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai, letak perbedaan antara yang kaya dengan yang miskin di Indonesia semakin lebar. Bahkan, Indonesia masih kalah jauh dengan negara tetangga seperti Malaysia.
Pasangan dari Calon Presiden (Capres) Wiranto ini berharap, Indonesia terus mengalami perkembangan dari segi ekonomi. Maka itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan mendukung. Hal tersebut disampaikan HT saat pertemuan dengan Kader dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Hanura yang diselingi kegiatan Bakti sosial WIN-HT di Kabupaten Tangerang, Banten.
"Makin kelihatan memang perbedaan yang kaya dengan yang miskin sangat lebar, itu bahaya. Malaysia sebentar lagi bisa disebut negara maju. Indonesia jangan sampai kalah," kata HT di Tangerang, Banten, Sabtu (8/3/2014).
Ketua Badan Pemengangan Pemilu (Bappilu) Hanura ini menyatakan, kesejahteraan rakyat tersebut penting untuk membuktikan kepada dunia, Indonesia masih memiliki potensi besar menjadi negara berkembang, bahkan maju.
"Kita jelas ingin membawa Indonesia menjadi negara maju. Sekolah gratis, kuliah juga gratis, berobat yang layak gratis, rumah disubsidi," ucapnya.
HT menambahkan, Pemerintah Indonesia dinilai tidak cermat dalam mengelola ekonomi Indonesia. Alhasil, sumber daya alam yang seharusnya mampu membuat kesejahteraan masyarakat justru tidak tersampaikan "Tiap kita impor kan bayarnya pakai dolar. Jadi impor dan ekspor negatif. Kalau tiap bulan begitu, subsidi kita akan dikurangi terus," pungkasnya.
Pasangan dari Calon Presiden (Capres) Wiranto ini berharap, Indonesia terus mengalami perkembangan dari segi ekonomi. Maka itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan mendukung. Hal tersebut disampaikan HT saat pertemuan dengan Kader dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Hanura yang diselingi kegiatan Bakti sosial WIN-HT di Kabupaten Tangerang, Banten.
"Makin kelihatan memang perbedaan yang kaya dengan yang miskin sangat lebar, itu bahaya. Malaysia sebentar lagi bisa disebut negara maju. Indonesia jangan sampai kalah," kata HT di Tangerang, Banten, Sabtu (8/3/2014).
Ketua Badan Pemengangan Pemilu (Bappilu) Hanura ini menyatakan, kesejahteraan rakyat tersebut penting untuk membuktikan kepada dunia, Indonesia masih memiliki potensi besar menjadi negara berkembang, bahkan maju.
"Kita jelas ingin membawa Indonesia menjadi negara maju. Sekolah gratis, kuliah juga gratis, berobat yang layak gratis, rumah disubsidi," ucapnya.
HT menambahkan, Pemerintah Indonesia dinilai tidak cermat dalam mengelola ekonomi Indonesia. Alhasil, sumber daya alam yang seharusnya mampu membuat kesejahteraan masyarakat justru tidak tersampaikan "Tiap kita impor kan bayarnya pakai dolar. Jadi impor dan ekspor negatif. Kalau tiap bulan begitu, subsidi kita akan dikurangi terus," pungkasnya.
(maf)