Caleg Golkar merasa dizalimi lewat selebaran gelap
Sabtu, 08 Maret 2014 - 06:09 WIB
Caleg Golkar merasa dizalimi lewat selebaran gelap
A
A
A
Sindonews.com - Anggota DPR RI yang juga Caleg DPR RI dari Partai Golkar di Dapil Sumbar I, Poempida Hidayatulloh merasa dizalimi oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk program pinjaman.
"Itu berupa selebaran dan ditemukan kader Partai Golkar di Padang, terus terang ini cara-cara busuk untuk menzolimi saya," ujar Poempida kepada wartawan, Jumat (7/3/2014).
Menurut menantu tokoh Golkar senior Fahmi Idris ini, dia dan tim pemenangannya tidak punya program pinjaman. "Untung cepat diinformasikan kepada saya, kalau tidak betapa buruk akibatnya bagi saya yang kembali maju menjadi caleg mewakili suara rakyat di Dapil Sumbar I," ujarnya.
Poempida menyayangkan cara-cara busuk seperti ini dalam kancah politik demokrsi di era transparansi saat ini. "Saya mengajak parpol dan caleg lain untuk bersama membangun demokrasi bersih, jujur dan adil di Pemilu 2014 yang semakin mematrikan Sumbar sebagai negeri ibunya demokrasi di republik ini," ujar Poempida.
Poempida mengancam melaporkan terkait selebaran tersebut kepihak yang berwajib. Ini menurutnya untuk memastikan perbuatan yang tidak bertanggung jawab tidak terjadi kepada pihak lain.
"Saya yakin kalau masyarakat Sumbar itu cerdas dalam melihat dan menempati sesuatu, masyarakat Sumbar tidak akan mudah ditipu daya dengan metode selebaran gelap tersebut," ujarnya.
"Itu berupa selebaran dan ditemukan kader Partai Golkar di Padang, terus terang ini cara-cara busuk untuk menzolimi saya," ujar Poempida kepada wartawan, Jumat (7/3/2014).
Menurut menantu tokoh Golkar senior Fahmi Idris ini, dia dan tim pemenangannya tidak punya program pinjaman. "Untung cepat diinformasikan kepada saya, kalau tidak betapa buruk akibatnya bagi saya yang kembali maju menjadi caleg mewakili suara rakyat di Dapil Sumbar I," ujarnya.
Poempida menyayangkan cara-cara busuk seperti ini dalam kancah politik demokrsi di era transparansi saat ini. "Saya mengajak parpol dan caleg lain untuk bersama membangun demokrasi bersih, jujur dan adil di Pemilu 2014 yang semakin mematrikan Sumbar sebagai negeri ibunya demokrasi di republik ini," ujar Poempida.
Poempida mengancam melaporkan terkait selebaran tersebut kepihak yang berwajib. Ini menurutnya untuk memastikan perbuatan yang tidak bertanggung jawab tidak terjadi kepada pihak lain.
"Saya yakin kalau masyarakat Sumbar itu cerdas dalam melihat dan menempati sesuatu, masyarakat Sumbar tidak akan mudah ditipu daya dengan metode selebaran gelap tersebut," ujarnya.
(kri)