Jhonny Allen & Sutan minta upeti ke anak buah Karen

Selasa, 04 Maret 2014 - 14:18 WIB
Jhonny Allen & Sutan...
Jhonny Allen & Sutan minta upeti ke anak buah Karen
A A A
Sindonews.com - Kuasa hukum Direktur Utama PT Pertamina Galaila Karen Kardinah alias Karen G Agustiawan, Rudy Alfonso, membenarkan Jhonny Allen dan Sutan Bhatoegana pernah meminta upeti dari dua anak buah Karen.

Penegasan itu disampaikan Rudy sebelum sidang lanjutan terdakwa mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini. Karen dijadwalkan menjadi saksi bersama enam orang lainnya pada sidang yang dilangsungkan hari ini pukul 13.00 WIB.

Dia membenarkan, Karen pernah diperiksa dan kesaksiannya dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertanggal 8 November 2013 di KPK. Karen membenarkan anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat Jhonny Allen meminta sejumlah uang dari dua anak buahnya, Afdal Bahaudin dan Hanung Badya.

Keduanya bahkan pernah dipanggil Jhonny dan Ketua Komisi VII DPR Fraksi Demokrat Sutan Bhatoegana di DPR. "Iya ada. Yang diminta itu benar (Hanung dan Afdal). Iya (dua-duanya) dipanggil (ke DPR)," ujar Rudi di depan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (4/4/14).

Tapi ungkap Rudy, kesaksian itu didengar Karen dari anak buahnya. Kesaksian itu sifatnya de audito. Menurutnya, menjadi saksi itu tentu karena apa yang dia dengar atau apa yang dia alami atau apa yang dia ketahui.

"Permintaan itu ada. Tapi saya tidak disampaikan Bu Karen," imbuhnya.

Rudy mengaku belum mengetahui apakah nanti permintaan Jhonny, serta pemanggilan Jhonny dan Sutan atas anak buahnya itu disampaikan di sidang atau tidak. "Nanti kan tergantung pertanyaan di sidang," bebernya.

Mengenai isu Jhonny akan mencopot beberapa pejabat Pertamina, Rudy mengaku tidak tahu. Dia menyarankan untuk menunggu kesaksian Karen di persidangan. Kliennya sendiri telah menyatakan siap untuk bersaksi di persidangan, dan tak memiliki beban dengan kasus Rudi Rubiandini.

"Kompromi enggak ada, dari awal semua tahu siapa itu Karen. Bagaimana sikapnya terkait dengan permintaan-permintaan yang enggak jelas," imbuhnya.

Tetapi dia membenarkan, permintaan lewat itu telepon sempat ada. Hanya bukan untuk THR. Ada istilahnya buka gendang tutup gendang.

"Nah yang minta itu Pak Rudi. Menurut Pak Rudi disuruh Waryono. Tetapi Ibu itu enggak mau. Kemudian beliau kasih alasan atau ngeles lah bahwa saya sudah ngasih sendiri. Intinya supaya pembicaraan telepon itu segera berhenti. Akhirnya beliau bilang ya sudah nanti saya laporkan ke menteri," tandasnya.

Dalam BAP tertanggal 8 November 2013 Karen Agustiawan menyebutkan nama anggota Komisi VII DPR RI Jhonny Allen dan Sutan Bhatoegana. Dua nama itu beberapa kali meminta uang melalui beberapa anggota direksi Pertamina.

Pada 2011, Karen mengungkapkan, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Afdal Bahaudin dan Direktur Pemasaran dan Niaga Hanung Badya dipanggil oleh Jhonny Allen dan Sutan Bhatoegana ke ruangan Komisi VII di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, "Ketika itu sedang berlangsung rapat asumsi makro APBN 2012."

Jhonny Allen meminta kepada Afdel dan Hanung untuk memberikan Rp1 per liter untuk volume bahan bakar minyak PSO/BBM subsidi. Dua direktur tersebut sempat diancam untuk diberhentikan dari jabatan jika tidak memberikan 'jatah tersebut'. "Namun sampai sekarang tidak pernah terealisasi," ujarnya.

Sementara, pada 2012, Direktur Gas Hary K dan Hanung Budya dipanggil oleh Jhonny Allen dan Sutan Bhatoegana untuk datang ke Komisi VII DPR ke salah satu ruangan. Karen menyebut, Jhonny Allen meminta komisi dari setiap pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Menurut Karen, dua anak buahnya tersebut juga diancam akan diberhentikan jika tidak memberikan komisi itu. Karena permintaan mereka tidak dipenuhi, tutur Karen, Pertamina akhirnya mendapatkan pengurangan alokasi untuk pembangunan SPBG.

Baca berita:
Jhonny Allen bantah terima THR dari Sekjen ESDM
Rekaman suara percakapan Sutan Bhatoegana dengan Rudi
(kri)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved