Kekuatan parpol Islam belum dominan
Sabtu, 01 Maret 2014 - 19:52 WIB
Kekuatan parpol Islam belum dominan
A
A
A
Sindonews.com - Kekuatan partai politik (parpol) berbasis ideologi Islam selama ini dinilai belum dominan. Salah satu faktornya terkait pemilihan figur yang akan diusung sebagai calon presiden.
"Tahun ini, 69 tahun Indonesia merdeka dan 10 kali dilakukan pemilihan umum, kekuatan politik Islam tidak pernah dominan. Kita harus ingat ini," ujar Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban dalam Rakernas Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (1/3/2014).
Menurut Kaban, selama 68 tahun Indonesia merdeka dan dipimpin oleh partai-partai yang berbasis sekuler, Indonesia menjadi negara penghutang. Dia mengajak kalangan Islam untuk mengubah kondisi yang terjadi saat ini.
Dia menilai salah satu faktor yang mempengaruhi perolehan suara parpol Islam adalah figur yang akan diusung. "Masalah tokoh figur barangkali belum pas," tandasnya.
Salah satu Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia Ferry Latief mempersilakan anggota dan alumni PII untuk memilih partai berbasis Islam pada pemilu legislatif mendatang. Apalagi banyak anggotanya berada di sejumlah parpol berbasis Islam.
"Kami akan mendukung partai Islam, dan partai berbasis Islam. Kami tidak mengarahkan untuk memilih salah satu parpol," katanya.
"Tahun ini, 69 tahun Indonesia merdeka dan 10 kali dilakukan pemilihan umum, kekuatan politik Islam tidak pernah dominan. Kita harus ingat ini," ujar Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban dalam Rakernas Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (1/3/2014).
Menurut Kaban, selama 68 tahun Indonesia merdeka dan dipimpin oleh partai-partai yang berbasis sekuler, Indonesia menjadi negara penghutang. Dia mengajak kalangan Islam untuk mengubah kondisi yang terjadi saat ini.
Dia menilai salah satu faktor yang mempengaruhi perolehan suara parpol Islam adalah figur yang akan diusung. "Masalah tokoh figur barangkali belum pas," tandasnya.
Salah satu Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia Ferry Latief mempersilakan anggota dan alumni PII untuk memilih partai berbasis Islam pada pemilu legislatif mendatang. Apalagi banyak anggotanya berada di sejumlah parpol berbasis Islam.
"Kami akan mendukung partai Islam, dan partai berbasis Islam. Kami tidak mengarahkan untuk memilih salah satu parpol," katanya.
(dam)