BPJS kesehatan sulitkan pensiunan

Kamis, 20 Februari 2014 - 09:49 WIB
BPJS kesehatan sulitkan...
BPJS kesehatan sulitkan pensiunan
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Haryono Suyono dalam penggunaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) malah mempersulit para pensiunan memeroleh akses kesehatan.

“Para pensiunan PNS dan TNI/Pori tidak nyaman mendapakatkan akses layanan. Namun, program ini karena masih baru, ada kegamangan sedikit itu biasa,” tandasnya saat ditemui dalam acara Silaturahmai BPJS Kesehatan dengan PWRI, di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu 20 Februari 2014.

Karena itu, anggotanya melayangkan sejumlah pengaduan kepada BPJS Kesehatan, yang merupakan lembaga yang mengelola JKN. Sebab, dulunya BPJS adalah PT Askes yang memberikan jaminan asuransi sosial pada para pensiunan tersebut.

"Keluhan yang paling sering seperti keluhan pensiunan berpenyakit kronis yang biasanya mendapat drop obat untuk jangka waktu dua bulan, kini hanya diberi jatah tiga hari. Hal ini tentu meropatkan para pensiunan yang sudah tua, lantaran harus bolak-balik antara puskesmas dan rumah sakit," papar dia.

Selain itu, terkait kelas pelayanan bagi pensiunan saat memegang kartu Askes hal tersebut berdasarkan tingkat jabatan dan iuran premi. Sedangkan, kendala lain seperti terlalu kakunya regionalisasi rujukan RS, hal ini membuat para pensiun harus berobat ke RS yang lebih jauh.

Kepala BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, memang masih terjadi kendala di lapangan. Namun, beberapa besar masalah di lapangan terjadi karena kurangnya sosialisasi.

Dia mencontohkan, banyak diantaranya yang mengeluhkan merek obat yang diberikan diganti. Padahal, hanya pergantian merek obat tersebut
sedangkan khasiat dan kandungan isinya sama.

Baca berita:
Program BPJS kesehatan sulitkan PNS
(kri)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
Ini Alasan Harvey Moeis...
Ini Alasan Harvey Moeis dan Sandra Dewi Masuk Daftar Penerima Bantuan BPJS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved