78 TPS di Jabar masuk daerah rawan

Rabu, 19 Februari 2014 - 17:21 WIB
78 TPS di Jabar masuk...
78 TPS di Jabar masuk daerah rawan
A A A
Sindonews.com – Jelang pemilu 2014 yang tinggal hitungan hari, Polda Jabar telah melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah rawan terutama tempat-tempat yang akan dijadikan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengungkapkan, dari penelusuan tim intelejen terdapat 78 titik yang masuk dalam kategori Rawan 1. “Ada juga 38 rawan 2, dan sisanya itu aman,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (19/2/2013).

Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan 28 ribu dibantu 11 ribu personel TNI dan tambahan sekira 776ribu personel Linmas untuk bersinergi mengamankan pemilu.

Untuk penjagaan di TPS, pihaknya juga telah melakukan langkah khusus. Untuk TPS aman akab berlaku formasi 2-4-10, atau 2 TPS, 4 Polisi, 10 Linmas.

“Ada juga 10 TPS, 4 Polisi, dan 20 Linmas. Tapi untuk rawan itu 1 TPS, 2 Polisi, dan 10 Linmas,” tuturnya.

Untuk melatih kesiapan anggotanya, Polda Jabar beserta jajarannya sudah berulang kali berlatih untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi selama pemilu.

Pihaknya berharap, jalannya pemilu di Jabar bisa berjalan lancar dan kondusif. “Kalau pun harus terjadi (insiden) kita siap-siap saja,” tukasnya.
(lns)
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved