Istana enggan komentari kasus plagiat Anggito

Selasa, 18 Februari 2014 - 04:29 WIB
Istana enggan komentari...
Istana enggan komentari kasus plagiat Anggito
A A A
Sindonews.com - Kasus plagiat yang menimpa Anggito Abimanyu (AA) dalam artikelnya di kolom opini Harian Kompas, terbit 10 Februari 2014, terus bergulir.

Menanggapi hal ini, pihak Istana Kepresidenan enggan menanggapi kasus Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) itu.

"Maaf, saya tidak berkomentar tentang ihwal itu. Biarlah para koleganya yang berbicara," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringga kepada Sindonews melalui pesan singkat, Senin 17 Februari 2014.

Seperti diketahui, Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM) Anggito Abimanyu, menyampaikan permohonan pengunduran dirinya sebagai Dosen UGM. Permohonan tersebut disampaikan Anggito terkait tuduhan plagiat.

Anggito dituduh menjiplak karya tulis Hotbonar Sinaga dan Munawar Kasan. Tulisan atas nama Anggito tersebut tayang dengan judul Gagasan Asuransi Bencana. Secara resmi pada wartawan, Anggito mengaku telah melakukan kesalahan pengutipan referensi dalam sebuah folder di komputer pribadinya.

"Artikel saya kirim sendiri melalui komputer pribadi saya. Saya akui telah melakukan kesalahan, saya khilaf. Pengunduran diri saya ini demi mempertahankan kredibilitas UGM sebagai universitas dengan komitmen pada nilai-nilai kejujuran, integritas dan tanggung jawab akademik," ucap Anggito.

Anggito juga menyatakan penyesalan dan permintaan maafnya pada Rektor dan civitas akademika UGM, Dekan dan para dosen FEB UGM, mahasiswa dan alumni UGM, termasuk pada Hotbonar Sinaga dan Munawar Kasan.

"Proses selanjutnya, saya serahkan pada UGM sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saya tidak akan campur tangan dan akan memprioritaskan berjalannya proses ini dari semua pekerjaan saya, karena ini menyangkut kredibilitas UGM," imbuhnya.

Kasus plagiat, Anggito Abimanyu mundur dari UGM
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved