Urusan Indonesia dengan Singapura sudah selesai

Rabu, 12 Februari 2014 - 06:44 WIB
Urusan Indonesia dengan...
Urusan Indonesia dengan Singapura sudah selesai
A A A
Sindonews.com - Protes pemerintah Singapura terhadap penamaan Kri Usman Harun dinilai sebagai sesuatu yang wajar. Pasalnya, bagi Singapura peristiwa pengeboman MacDonald House oleh Usman dan Harun memang peristiwa traumatis.

"Sebab itu instalasi sipil dan diledakkan dalam kondisi Indonesia dan Malaysia Federasi saat itu tidak dalam keadaan perang," ujar Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Ahmad Taufan Damanik saat dihubungi Sindonews, Rabu (12/2/2014).

Namun, ia tak menampik secara politis Singapura meraup keuntungan dengan propaganda konfrontasi Malaysia oleh Presiden Soekarno. Sehingga, Singapura akhirnya bisa merdeka dari Federasi Malaysia.

"Itu sebabnya tahun 1976, Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew telah menabur bunga di makam Usman dan Harun. Nah, sekarang semestinya Singapura tak perlu bereaksi terlalu keras. Sebab ini masalah masa lampau yang sudah diselesaikan dengan diplomasi kedua negara dan ditandai kunjungan Lee Kuan Yew ke TMP Kalibata," jelasnya.

"Indonesia pun sudah berganti rezim, sudah bersama di dalan ÄSEAN dan tidak ada lagi konteks perang ideologi antara kelompok kiri dan kapitalis," sambung Ahmad.

Polemik KRI Usman Harun muncul karena adanya protes Singapura terhadap penamaan itu. Pihak Singapura berpendapat Usman Harun merupakan tokoh yang ditangkap dan dihukum gantung oleh pemerintah Singapura atas tuduhan melakukan pengeboman di sekitar MacDonald House di Orchard Road, Singapura pada 10 Maret 1965.

Adapun nama Usman Harun, merupakan gabungan dari nama dua marinir Indonesia, yaitu Usman Janatin dan Harun Said yang dianggap terlibat pemboman di sebuah bangunan di Orchard Road pada tahun 1965.

Dua marinir Indonesia itu, telah dieksekusi dengan hukuman gantung di Singapura, karena dianggap bersalah dalam pemboman tersebut. Jenazah keduanya telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca berita:
Usman Harun mampu jatuhkan pesawat tempur
Misi Singapura di balik polemik Usman Harun
(kri)
Berita Terkait
Tenggelam di Mamberamo...
Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, Penumpang Dievakuasi
Resmi Sertijab, Posisi...
Resmi Sertijab, Posisi Wagub AAL Kini Dijabat Laksma TNI Arif Badrudin
Laksamana Malahayati...
Laksamana Malahayati Menginspirasi TNI Angkatan Laut
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Peringatan HUT ke-79...
Peringatan HUT ke-79 TNI Angkatan Laut
5 Negara Asia dengan...
5 Negara Asia dengan Angkatan Laut Terkuat, Indonesia Patut Bangga
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved