Ini kronologi pengejaran Anggoro sejak jadi DPO

Jum'at, 31 Januari 2014 - 01:59 WIB
Ini kronologi pengejaran...
Ini kronologi pengejaran Anggoro sejak jadi DPO
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sudah mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) sejak 19 Juni 2009 lalu atas nama Anggoro Widjojo dalam kasus proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT).

Setelah berstatus tersangka, KPK lalu melakukan pemanggilan pertama pada 26 Juni. Saat itu Anggoro tak hadir. KPK pun kemudian melakukan pemanggilan ulang pada 29 Juni. Lagi-lagi, Kakak dari Anggodo Widjojo, terpidana kasus suap terhadap pimpinan KPK itu tak juga memenuhi panggilan.

KPK juga pernah melakukan penggeledahan di kantor miliknya, PT Masaro Radiokom. Namun, saat itu Anggoro ternyata sudah melarikan diri ke luar negeri.

KPK akhirnya menyatakan secara resmi Anggoro masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pada 17 Juli 2009.

"Sejak saat itu KPK terus melakukan pelacakan tersangka AW (Anggoro Widjojo). Jadi kami sudah lakukan pelacakan pasca dua kali pemanggilan yang tak dihadirinya," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2014).

Setelah empat tahun 'berpetualang', Anggoro akhirnya ditangkap KPK bekerjasama dengan pihak Imigrasi Indonesia dan Kepolisian Zhenzhen, China.

Dijelaskan Bambang, Anggoro ditangkap di perlintasan (cek poin) dari Hongkong ke China. "Terakhir 27 Januari 2014 dari perjalanan dari Zhenzhen ke Hongkong. Ketika kembali ke Zhenzhen, ditangkaplah di sana. Kemudian dibawa ke Ghuangzhou, ibu kota Goangdong," pungkasnya.

Anggoro tersangkut kasus korupsi SKRT Kementerian Kehutanan. Selaku pemilik PT Masaro, Anggoro diduga menyuap empat anggota Komisi IV DPR, yakni Azwar Chesputra, Al-Amin Nur Nasution, Hilman Indra dan Fachri Andi Leluas.

Penyuapan itu dilakukan agar mendapatkan proyek dalam SKRT Tahun 2006-2007 di Departemen Kehutanan sebesar Rp180 miliar.

Baca:
Abraham Samad: Anggoro ditahan di Rutan Guntur
(rsa)
Berita Terkait
Curi Besi Proyek Pembangunan...
Curi Besi Proyek Pembangunan Jalan, 7 Pekerja Diciduk Polisi
Kasus Proyek Mamberamo...
Kasus Proyek Mamberamo Tengah, KPK Geledah Apartemen dan Rumah di Bekasi hingga Sleman
Usut Korupsi Proyek...
Usut Korupsi Proyek Masjid, Mantan Sekda Sumsel Diperiksa di Rutan Palembang
Kejari Sragen Kembalikan...
Kejari Sragen Kembalikan Uang Rp2 Miliar Hasil Korupsi Proyek RSUD ke Kas Daerah
PT Nindya Karya dan...
PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati Didakwa Rugikan Negara Rp313 Miliar
Kasus Korupsi Proyek...
Kasus Korupsi Proyek Satelit, Penyidik Sita 3.022 Meter Tanah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved