Tangani korban bencana, Kemensos akui kurang dana

Selasa, 21 Januari 2014 - 16:33 WIB
Tangani korban bencana,...
Tangani korban bencana, Kemensos akui kurang dana
A A A
Sindonews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan anggaran Rp200 miliar untuk bantuan bencana. Jumlah tersebut masih sangat kurang dalam penanganan bencana di Indonesia.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Andi ZA Dulung mengatakan, anggaran dalam penanggulangan bencana sebesar Rp200 miliar hanya untuk menangani sekira 50 ribu jiwa.

Padahal, biasanya ada jutaan orang yang harus ditangani. Tentunya anggaran ini dirasa kurang untuk mengatasi bencana. "Ada jutaan pengungsi yang harus diberikan logistik. Kemensos mempunyai indeks yang harus disiapkan untuk biaya penghidupan pengungsi," kata Andi saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa (21/1/2014).

Andi mengungkapkan, dalam hal ini, Kemensos lebih menyiapkan buffer stock (ketersediaan stok) untuk langsung dibagi ke daerah. "Buffer stock yang disediakan seperti keperluan sandang, lauk pauk, logistik, keperluan sehari-hari, keperluan ibu dan anak," ucapnya.

Namun, tanggung jawab pengungsian bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemensos. Tetapi juga menjadi tanggung jawab Pemda pada dinas sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Penyediaan buffer stock, Kemensos menyimpan dalam gudang-gudang regional di daerah," ungkap Andi.

Pada penyediaan buffer stock, jika dilipatkan menjadi sekira dua sampai tiga kali jumlahnya ditambah diperkirakan tidak cukup. Kemungkinan jika anggaran ditambah Rp300 sampai Rp500 miliar, akan cukup untuk menangani jumlah pengungsi yang jumlahnya jutaan.

"Anggaran itu kita langsung belanjakan keperluan bencana. Agar saat bencana terjadi, seperti kasus bencana saat ini, penyediaan selimut dirasakan kurang untuk pengungsi di Jakarta, karena sebelumnya sudah kita berikan pada pengungsi di Manado," kata nya.

Menurut Andi, pemahaman terkait bencana terus ditingkatkan agar dapat mengurangi risiko. Selain pembenahan infrastruktur untuk jangka panjang juga dilakukan.

Dia mengklaim, dalam penanggulangan bencana, pemerintah pusat tidak membeda-bedakan daerah dalam membantu penanganan bencana. Sekalipun status bencana masih bencana daerah. Kemensos akan mengambil alih jika Pemda tidak mampu menangani bencana.

Selain buffer stock, BNPB juga menyediakan dana on call sebesar Rp1,5 triliun. Sampai saat ini dana itu belum digunakan karena masih menggunakan dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) di masing-masing kementerian terkait.

"Yang terpenting, tolak ukurnya dalam penanganan bencana, masyarakat tidak ada masyarakat yang terlantar. Mulai dari logistik makanan dan kebutuhan harian," tegasnya.

Rata-rata 514 jiwa tewas tiap tahun akibat bansor
Istana bantah SBY kesampingkan korban banjir
(maf)
Berita Terkait
10 Bencana Alam Paling...
10 Bencana Alam Paling Mematikan pada Tahun 2023
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Dinilai Perlu Komitmen Semua Pihak
Antisipasi Bencana,...
Antisipasi Bencana, Mujiyat Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Bencana
Ribuan Kejadian Bencana...
Ribuan Kejadian Bencana Mengintai, Jabar Kampanyekan Cetak Biru JRCP
Hari Kesiapsiagaaan...
Hari Kesiapsiagaaan Bencana, BNPB Ingatkan Pentingnya Latihan dan Simulasi
Data Terbaru Korban...
Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 1.112 Orang Meninggal, 176 Hilang
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved