JPPR minta penayangan iklan politik ditunda

Senin, 20 Januari 2014 - 15:56 WIB
JPPR minta penayangan...
JPPR minta penayangan iklan politik ditunda
A A A
Sindonews.com - Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), untuk melakukan moratorium iklan politik. Caranya dengan melakukan penundaan penayangan iklan politik hingga pada masa kampanye terbuka.

Hal itu dikatakan Koordinator Nasional JPPR M Afifuddin saat beraudiensi dengan pihak KPI di Kantor KPI, di Gedung Sekretariat Negara Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Lantai 6, Jalan Gajah Mada Nomor 8 Jakarta Pusat, Senin (20/1/2014) siang.

Dia melanjutkan, dalam melakukan proses moratorium itu partai politik peserta pemilu dan pihak yang mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden diminta untuk menunda memasang iklan di media televisi hingga pada masa kampanye yang diperbolehkan, yaitu 21 hari pada masa kampanye terbuka.

Selain itu, dia mengatakan, tim gugus tugas yang telah dibentuk KPU, Bawaslu dan KPI harus bekerja keras untuk menjamin segala tindakan kampanye melalui media televisi tidak terjadi lagi.

Menurutnya, gugus tugas tersebut juga harus mampu mendeteksi siaran dan iklan politik terselubung yang dilakukan oleh pihak manapun.

"Ketiga, mengingatkan kembali kepada media penyiaran untuk bersikap netral, adil dan menjunjung tinggi prinsip jurnalistik dalam proses penayangan iklan politik dan berita politik," ujarnya.

Keempat, lanjut dia, kepada semua pihak bahwa iklan politik dan berita terkait isu Pemilu, seharusnya menyajikan muatan yang mendidik kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan partisipasi politik dan meningkatkan kualitas Pemilu 2014.

Baca berita:
KPU akui kesulitan atur pejabat beriklan
(kri)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved