Penyebab anjloknya rangking UI sebagai kampus hijau

Jum'at, 17 Januari 2014 - 18:28 WIB
Penyebab anjloknya rangking...
Penyebab anjloknya rangking UI sebagai kampus hijau
A A A
Sindonews.com - Universitas Indonesia (UI) baru mampu meraih peringkat 30 dunia dalam prestasi ajang penilaian kampus hijau di dunia versi UI, yakni UI Green Matric.

Peringkat tersebut ternyata turun dari tahun sebelumnya, di mana UI mampu menyabet posisi 25.

Kekhawatiran itu sudah diprediksi sebelumnya oleh pencetus UI Green Matric Gunawan Tjahjono. Namun ia tetap optimisi, UI mampu menjadi yang terbaik, karena jumlah peserta semakin banyak yakni, 300 universitas di seluruh dunia.

"UI miliki hutan kota terbesar di Jawa Barat dan DKI, memang saya merasa cukup rawan dalam hal ranking, tahun lalu kami di posisi 25, tahun ini menurun, hanya saja yang ikut serta meningkat. Dalam segi presentase kami tetap, ini kami harus akui," katanya di Gedung Rektorat UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/01/2014).

Gunawan menjelaskan, hutan kota yang dimiliki UI seluas 100 hektar dengan sejumlah situs danau. Ia menyebutkan, salah satu penyebab turunnya rangking UI disebabkan banyak berubahnya fungsi lahan hijau menjadi area perparkiran.

"Lahan UI juga ada warning buat kami, bahwa banyak yang sudah ter-convert jadi lapangan parkir, meskipun dengan wilayah yang cukup besar. Kalau itu bertahan terus, kita enggak bisa bertahan tahun selanjutnya. Itu kami akui. Riset yang dicurahkan di bidang ini akan bertambah, kalau bisa, di setiap bidang akan kita terapkan," paparnya.

Salah satu caranya, kata Gunawan, dengan mengalihkan lapangan lahan keras menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain itu, mahasiswa juga harus mulai dengan gerakan mengurangi penggunaan kenadaraan.

"Setahap demi setahap pasti bisa. Masalah sampah bisa di-improv, ada policy gerakan mahasiswa. Dari segi skor kami tak menurun, tetapi seharusnya kami yang selenggarakan penilaian ini, harusnya jangan terpuruk," tegasnya.

Pakar Sumber Daya Air dan Lingkungan UI Nyoman Suwartha mengatakan, di sejumlah fakultas kini juga terdapat beberapa lubang biopori dan sumur resapan sebagai konservasi air. Pihaknya juga akan meningkatkan mesin Unit Pengolahan Sampah (UPS) yang ada di UI.

UI rangking 30 dunia terkait pengelolaan lingkungan
(maf)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved