Berita kasus hukum kadernya gencar, Demokrat tetap pede
Rabu, 15 Januari 2014 - 14:41 WIB
Berita kasus hukum kadernya gencar, Demokrat tetap pede
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat termasuk salah satu partai yang menjadi perhatian publik dalam pemberitaan menyangkut kasus hukum. Hal ini dinilai memengaruhi tingkat elektabilitas partai tersebut.
Namun, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf tak khawatir dengan persoalan tersebut. Partai Demokrat tetap percaya diri (pede) dalam waktu yang tinggal beberapa bulan sebelum Pemilu 2014 ini pihaknya dapat kembali mendongkrak elektabilitas partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Kan masih ada waktu, kan Insya Allah kader mau menang lagi, ya kita kerja keras," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).
Pada kesempatan itu Ketua Fraksi Partai Demokrat ini berharap media memberikan ruang yang sama kepada partainya dalam pemberitaan. "Memang politik itu persepsi. Nah ini yang harus kita cermat," tukasnya.
Berdasarkan hasil survei media monitoring Pol-Tracking Institute menyebutkan bahwa partai politik (parpol) yang paling banyak diberitakan sepanjang tahun 2013 oleh semua jenis media adalah Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Peneliti Pol-Tracking Agung Budiono mencatat parpol yang banyak diberitakan disemua jenis media yakni Demokrat 32,4 persen, PKS 15,3 persen, PDIP 11,8 persen Golkar 10,9 persen dan Hanura 4,5 persen.
"Temuan tersebut menunjukkan sorotan media selama satu tahun terahir lebih banyak ke empat parpol yang memiliki frekuensi pemberitaan diatas 10 persen," kata Agung, di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa 14 Januari 2014.
Berita kasus hukum Demokrat dan PKS banyak disorot.
Namun, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf tak khawatir dengan persoalan tersebut. Partai Demokrat tetap percaya diri (pede) dalam waktu yang tinggal beberapa bulan sebelum Pemilu 2014 ini pihaknya dapat kembali mendongkrak elektabilitas partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Kan masih ada waktu, kan Insya Allah kader mau menang lagi, ya kita kerja keras," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).
Pada kesempatan itu Ketua Fraksi Partai Demokrat ini berharap media memberikan ruang yang sama kepada partainya dalam pemberitaan. "Memang politik itu persepsi. Nah ini yang harus kita cermat," tukasnya.
Berdasarkan hasil survei media monitoring Pol-Tracking Institute menyebutkan bahwa partai politik (parpol) yang paling banyak diberitakan sepanjang tahun 2013 oleh semua jenis media adalah Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Peneliti Pol-Tracking Agung Budiono mencatat parpol yang banyak diberitakan disemua jenis media yakni Demokrat 32,4 persen, PKS 15,3 persen, PDIP 11,8 persen Golkar 10,9 persen dan Hanura 4,5 persen.
"Temuan tersebut menunjukkan sorotan media selama satu tahun terahir lebih banyak ke empat parpol yang memiliki frekuensi pemberitaan diatas 10 persen," kata Agung, di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa 14 Januari 2014.
Berita kasus hukum Demokrat dan PKS banyak disorot.
(kur)