KPK diminta panggil Ketua SC Kongres Demokrat 2010

Selasa, 07 Januari 2014 - 10:53 WIB
KPK diminta panggil...
KPK diminta panggil Ketua SC Kongres Demokrat 2010
A A A
Sindonews.com - Pemanggilan Suadi Marasabessy selaku Komisi Pengawas Partai Demokrat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai kurang tepat. Apalagi pemanggilan itu terkait dugaan aliran dana proyek pembangunan gedung olahraga di Bukit Hambalang, Bogor ke Kongres Partai Demokrat 2010 lalu.

Juru bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Mamun Murod berpendapat, KPK lebih tepat memanggil Steering Committee (SC) kongres tersebut. Alasannya, SC dianggap piak yang mengetahui detail seputar penyelenggaraan kongres partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Saya tidak paham dengan kinerja (KPK) dengan memanggil saksi-saksi yang tidak jelas, yang tidak ada hubungannya dengan kasus yang ditanganinya. Jangan-jangan KPK sedang cari sensasi dan mau pecahkan rekor muri tangani kasus Anas dalam hal pemanggilan saksi" ujar Mamun ketika berbincang dengan wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (7/1/2014).

Pada kesempatan itu, Mamun juga menyampaikan kehawatirannya dengan sikap KPK. Seharusnya KPK tidak tebang pilih dalam melakukan proses penegakkan hukum. Menurutnya semua warga negara Indonesia sama posisinya di hadapan hukum.

"Ibas (Edi Baskoro Yudhoyono) misalnya, yang jelas-jelas terkait dengan kongres di Bandung justru tidak tersentuh sama sekali. Ibas di kongres Bandung posisinya begitu strategis sebagai Ketua SC. Semestinya dipanggil, bukan orang seperti TB Silalahi atau Suaedy," tegasnya.

Lanjutnya, Suaidi Marasabessy dan TB silalahi seharusnya tidak dapat dijadikan saksi oleh KPK untuk mendapatkan keterangan terkait Kongres Partai Demokrat di Bandung.

"Suaidi dan TB Silalahi menurut KUHP bukan orang yang melihat, mendengar dan mengalami terkait dengan kongres di Bandung, jadi tidak bisa dijadikan saksi," tambahnya.

Sebelumnya Mamun Murod menjelaskan, ketika Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun 2010, Suaidi Marasabessy masih menjadi kader Partai Hanura.

Berita SBY legalkan usang transpor di Kongres Demokrat Bandung.
(kur)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved