Bisnis di Indonesia, Rothschild pantau politik Indonesia

Selasa, 07 Januari 2014 - 03:06 WIB
Bisnis di Indonesia,...
Bisnis di Indonesia, Rothschild pantau politik Indonesia
A A A
Sindonews.com - Perusahaan asal Amerika Serikat selalu memantau peta bisnis dan politik yang terjadi di Indonesia untuk kelanggengan usaha mereka. Salah satunya adalah Alstom Power Incorporate (Alstom Power Inc).

Penegasan itu disampaikan mantan Direktur Pengembangan Bisnis PT Alstom Power ESI Eko Suliyanto yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan terdakwa mantan Ketua Komisi VIII DPR (Komisi Energi) Izendrik Emir Moeis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (6/1/2014).

Awalnya, Eko menyampaikan, PT Alstom Power ESI merupakan perusahaan patungan yang kepemilikan sahamnya terdiri dari Alstom Inc Amerika sebesar 80 persen sedangkan 20 persen milik Indonesia yakni PT Pal dan PT Barata.

Eko yang sudah pensiun dari jabatannya sejak 30 September 2013 menerangkan, dirinya memang sering berkomunikasi dengan Vice Director of Regional Sales sekaligus Director Asia Pasific Alstom Power Inc David Gerald Rothschild untuk pengembangan proyek energi dan ketenagalistrikan.

Karenanya Alstom Inc ingin berhubungan dengan pejabat dan orang parlemen. Termasuk kepada Emir, mantan Bendahara Umum PDIP itu.

"Itu otomatis. Perlu saya sampaikan bahwa perusahaan-perusahaan di Amerika itu selalu mengikuti perkembangan perpolitikan dan bisnis di Indonesia. Terutama yang berkaitan dengan energi ini," ujar Eko.

Karena itu untuk kepentingan bisnis dan keikutserataan konsorsium Alstom Inc yang terdiri dari Alstom Power Inc Marubeni Incorporate (Marubeni Inc) Jepang, dan Alstom Power ESI dirinya berkomunikasi dengan David Rothschild untuk mencari orang yang bisa dihubungkan di parlemen.

"Kemudian kita melihat bahwa secara pribadi Pak Emir paling menonjol seperti di rapat-rapat dan RDP. Saya membuat profil Pak Emir, saya kirim ke Dav (David Rothschild)," tandasnya.

Emir Moeis sudah didakwa menerima suap USD423.985 dan bunganya yakni yang di total keseluruhan USD424.100 atau lebih dari Rp5 miliar dari Alstom Power Incorporate (Alstom Power Inc) Amerika Serikat dan Marubeni Incorporate (Marubeni Inc) Jepang dalam pengurusan pemenangan tender Proyek Pembangunan PLTU Tarahan Lampung 2004.

Uang tunai dan bunganya itu diterima Emir melalui Presiden Pasific Resources Inc Pirooz Muhammad Sarafi. Pemberian fee untuk terdakwa dari Alstom dan Marubeni diterima melalui transfer oleh Pirooz.

Pirooz kemudian mentransfer kepada terdakwa melalui rekening PT ANU di Bank Century Plaza Senayan dengan dicairkan oleh staf Emir, Zuliansyah Putra Zulkarnain.

Zuliansyah melakukan beberapa kali penarikan dan menyerahkan secara tunai kepada terdakwa atau menyetor ke rekening terdakwa Bank Century dengan nomor rekening 1022000023814002. Perbuatan terdakwa menerima uang sebesar USD423.985 berikut bunganya berhubungan dengan jabatan terdakwa.

Untuk pemulusan proyek, Emir bahkan melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pihak. Di antaranya, awal 2002, Vice Director of Regional Sales Alstom Power Inc David Gerald Rothschild (sudah ditahan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada November 2012, pemberitaan SINDO/Sindonews sebelumnya) melalui Direktur Pengembangan Alstom Indonesia Eko Sulianto menemui Emir Moeis untuk mememinta bantuan memenangkan konsorsium Alstom Power Inc dalam proyek itu.

Kemudian, pada Desember 2002 Emir melakukan pertemuan-pertemuan di luar negeri dengan pihak Alstom Power Inc atas biaya dari perusahaan tersebut.

Pertama, pertemuan dengan Frederic Pierucci selaku Director Regional Sales and Marketing Alstom Power Inc (sudah ditangkap oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada pada Minggu 14 April 2013 malam, pemberitaan SINDO/Sindonews sebelumnya), Pirooz, dan beberapa pihak perusahaan tersebut di Paris, Prancis.

Yang kedua, pertemuan Terdakwa Emir dengan David, William Pomponi, dan Pirooz di Washington DC, Amerika Serikat.

Baca berita:
Urus PLTU Tarahan, Emir melancong ke Prancis & Amerika
(kri)
Berita Terkait
KPK Ciduk Crazy Rich...
KPK Ciduk 'Crazy Rich' Samin Tan di Kafe Kawasan MH Thamrin Jakarta
Eni Maulani Saragih...
Eni Maulani Saragih Lunasi Uang Pengganti Kasus Korupsi PLTU Riau-1 Rp5 Miliar
Polri Cegah Halim Kalla...
Polri Cegah Halim Kalla Keluar Negeri Terkait Dugaan Korupsi PLTU
Halim Kalla, Adik JK...
Halim Kalla, Adik JK Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan PLTU
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved