Fasilitas kesehatan minim, negara belum siap laksanakan JKN

Selasa, 31 Desember 2013 - 03:10 WIB
Fasilitas kesehatan...
Fasilitas kesehatan minim, negara belum siap laksanakan JKN
A A A
Sindonews.com - Indonesia Hospital and Clinic Watch (INHOTCH) menyatakan peralatan alat kesehatan menjadi bukti rapor merah pemerintahan SBY dalam bidang kesehatan.

Hal ini menjadi bukti ketidaksiapanya negara dalam penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 1 Januari 2014.

Direktur INHOTCH Fikri Eksekutif mengatakan, penerapan JKN oleh BPJS dan pemerintah akan kacau marut. Hal ini dikarenakan sistem yang dijalankan tidak jelas dalam tata kelola dana dan kepesertaan.

Selain itu, sistem pembayaran asuransi yang dibayarkan BPJS dikhawatirkan akan 'dipermainkan' angkanya oleh rumah sakit. Sehingga hal ini akan mengakibatkan kebocoran anggaran yang dikelola BPJS nantinya.

"Saat perjalanan perawatan dalam tindakan pengobatan memungkinkan ada tambahan pengobatan dan perawatan untuk pasien. Nah itu yang dkhawatirkan karena akan berlaku umum dan anggaran bisa jebol," ucap Fikri, saat ditemui dalam konfrensi persnya di Jakarta, Senin 30 Desember 2013.

Menurut Fikri, dalam hal Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) terdapat 685 RSU pememrintah di Indonesia. Hanya sembilan provinsi yang memiliki RSU kelas A.

"Daerahnya yaitu Sumatera Barat (sumbar), Sumatera selatan (Sumsel), DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), DI Yogyakarta, Jawa Timur (Jatim), Bali, Sulawesi Selatan (sulsel)," katanya.

Lanjut dia, dari 336 RS tidak memiliki akreditasi. 209 RS yang terakreditasi hanya memiliki 5 layanan, 77 RS hanya memiliki 12 layanan dan 68 RS hanya memiliki 16 layanan. Dan 126 RS tidak memiliki layanan penyakit dalam, 139 RS tidak memiliki layanan bedah, 167 RS tidak memiliki layanan anak dan 117 tidak memliki layanan kandungan.

Dalam segi fasilitas hanya 60,9 persen RS yang terakreditasi yang memiliki mobil jenazah. Sedangkan dari segi banyaknya tempat tidur VIP sebanyak 9187, kelas 1 sebanyak 11591, kelas 2 19.916, kelas 3 46.986, ICU 2375 dan ICCU 510.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved