Mahfud masih berhitung peluang PKB sesudah Pileg
Minggu, 29 Desember 2013 - 21:54 WIB
Mahfud masih berhitung peluang PKB sesudah Pileg
A
A
A
Sindonews.com - Kendati sudah yakin bakal menggunakan kendaraan politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mantan Ketua Mahkamah Kontitusi Mahfud MD mengaku masih melihat peluang partai besutan Muhaimin Iskandar ini sesudah pemilu legislatif.
Acuan tersebut bakal dijadikan landasan untuk PKB, menentukan layak atau tidaknya partai menempatkan posisi bakal calon (capres) presiden.
"Nah, di situ baru nanti akan ditentukan siapa yang akan berkoalisi, dan siapa yang akan menjadi atau yang mau diajak berkoalisi," kata Mahfud, di NAM Center Hotel, Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/12/2013).
Mahfud menilai, partai politik masih percaya diri untuk mengajukan figur yang dipilihnya menjadi calon masing-masing sebagai presiden. "Iya dong. Tidak pernah ada partai yang berpikir cawapres," tegasnya.
Sehingga, lanjut dia, wajar jika partai politik sekarang masih fokus menjaring calon presiden yang layak, untuk pemilu tahun depan. Untuk itu, kata dia, belum pantas partai membicarakan pasangan capres dan cawapres partai apalagi soal koalisi. "Maka sebelum tanggal 9 April, masing-masing partai pasti menargetkan capres," tutupnya.
Baca juga Mahfud siap tarung dengan Raja Dangdut.
Acuan tersebut bakal dijadikan landasan untuk PKB, menentukan layak atau tidaknya partai menempatkan posisi bakal calon (capres) presiden.
"Nah, di situ baru nanti akan ditentukan siapa yang akan berkoalisi, dan siapa yang akan menjadi atau yang mau diajak berkoalisi," kata Mahfud, di NAM Center Hotel, Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/12/2013).
Mahfud menilai, partai politik masih percaya diri untuk mengajukan figur yang dipilihnya menjadi calon masing-masing sebagai presiden. "Iya dong. Tidak pernah ada partai yang berpikir cawapres," tegasnya.
Sehingga, lanjut dia, wajar jika partai politik sekarang masih fokus menjaring calon presiden yang layak, untuk pemilu tahun depan. Untuk itu, kata dia, belum pantas partai membicarakan pasangan capres dan cawapres partai apalagi soal koalisi. "Maka sebelum tanggal 9 April, masing-masing partai pasti menargetkan capres," tutupnya.
Baca juga Mahfud siap tarung dengan Raja Dangdut.
(stb)