Saat rencana perayaan Natal itu tak terlaksana

Rabu, 25 Desember 2013 - 15:34 WIB
Saat rencana perayaan...
Saat rencana perayaan Natal itu tak terlaksana
A A A
Sindonews.com - Peter Prana ALdaka, 3, terbaring lemas, ketika KORAN SINDO dan beberapa wartawan lainnya, menyambangi dirinya di Rumah Sakit Panti Waluyo Solo, Rabu (25/12/2013) siang. Dengan kondisi wajah yang pucat, bocah tersebut mencoba menebar senyum di bibir manisnya.

Tidak banyak kata yang terucap di bibirnya siang itu, hal itu karena kondisi bocah tersebut yang masih berbaring sakit, akibat gejala tipes yang dideritanya. Sesekali dirinya hanya menanyakan mengenai kedatangan Santa Claus yang bakal memberikan hadiah kepada dirinya saat Natal tiba. Bahkan pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan yang paling sering terlontar dari mulut bocah kecil tersebut.

Cerita mengenai santa claus menjadi hiburan tersendiri bagi anak tersebut saat menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu dilakukan oleh orangtua Peter agar sang anak tersebut betah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. apalagi sang bocah itu harus dirawat saat perayaan Natal tiba. Sehingga anak tersebut harus menghabiskan waktu di tempat tidurnya dengan selang infuse yang tertancap di tubuhnya.

Ibu dari Peter, Lusi Aloysia, menyebutkan anak tersebut memang terpaksa di rawat di rumah sakit tersebut sejak Selasa, 24 Desember 2013 kemaren. Padahal sebelum di rawat di rumah sakit, sang anak tersebut telah merencanakan perayaan Natal bersama orangtua beserta dua kakaknya. Akan tetapi karena harus dirawat di rumah sakit, rencana natal tersebut akhirnya urung dilakukan.

“Kemarin sudah merencanakan untuk main-main dan jalan-jalan ke luar Kota akan tetapi karena ada halangan yang jadinya dirayakan di rumah sakit saja. Nanti kalau sudah sehat bisa diajak jalan-jalan ke tempat lain,” ucapnya.

Pihaknya berharap perayaan natal di rumah sakit ini hanya dilakukan sekali saja dalam seumur hidupnya. Pasalnya momen Natal yang biasanya dirayakan dengan penuh kegembiraan, kini malah dirayakannya di rumah sakit.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Jiyono, warga Simo, Boyolali. Pihakya harus merayakan Natal bersama keluarga dan anak-anaknya di rumah sakit tersebut. Meskipun demikian, pria yang menderita gangguan prostat tersebut mengaku tatap bersyukur meskipun merayakan natal di rumah sakit. Ia menegaskan dalam kondisi apapun, setiap manusia harus bersyukur dan harus menerima semua yang telah digariskan oleh sng tuhan kepada setiap umatnya.

“Yang penting manusia itui bersyukur, mau merayakan di rumah sakit atau di mana saja itu tidak ada masalah,” tegasnya.
(lal)
Berita Terkait
Pembaca Berita Ini Buat...
Pembaca Berita Ini Buat Blunder, Tak Sengaja Umumkan Kematian Paus pada Hari Natal
Ucapan Selamat Hari...
Ucapan Selamat Hari Natal 2023 dari Sederet Menteri Ekonomi Jokowi
Perputaran Uang selama...
Perputaran Uang selama Libur Nataru 2022-2023 Diramal Tembus Rp 23,85 Triliun
Jelang Natal, Harga...
Jelang Natal, Harga Minuman Beralkohol Melejit Imbas Inflasi
Sri Mulyani Turut Bergembira,...
Sri Mulyani Turut Bergembira, Suasana Natal Kembali Penuh Warna
Hari Natal, 150.000...
Hari Natal, 150.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved