Belum maksimal, Marwan sebut ada yang patut diapresiasi

Senin, 23 Desember 2013 - 23:05 WIB
Belum maksimal, Marwan...
Belum maksimal, Marwan sebut ada yang patut diapresiasi
A A A
Sindonews.com - Tahun 2013 akan segera berakhir, namun nuasa kehidupan berbangsa yang sarat dinamika dan kritikan jelang Pemilu 2014. Meski gejolak politik dan tekanan ekonomi global terus mendera kehidupan bangsa, namun patut disyukuri kita tetap kokoh sebagai bangsa di bawah naungan Pancasila dan NKRI.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar mengatakan, melalui fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran yang menjadi tugas pokok dan fungsi DPR. Maka itu, pihaknya mencatat sepanjang 2013 ada prestasi yang patut diapresiasi, namun ada juga capaian tak sesuai harapan yang harus dikritisi.

"Misalnya disahkannya UU No 14 Tahun 2011 tentang BPJS, UU tentang Desa, UU No 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, dan lain-lain. Walaupun sejumlah kontroversi terjadi dalam politik Indonesia masalah DPT masih menyisakan persoalan yang belum terselesaikan, UU Ormas yang banyak mendapat kritikan, dan lain lain," katanya dalam rilis yang diterima wartawan, Senin (23/12/2013).

Selain itu, kata Ketua DPP PKB ini, penegakkan hukum ditahun 2013 banyak mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan. Banyak kasus hukum besar yang sudah terungkap. Namun kita juga harus mengakui masih adanya beberapa kasus besar lain yang belum terkonfirmasi penyelesaiannya sampai sekarang.

"Adanya image tentang penegakan hukum yang masih tebang pilih dan politisasi kasus juga persoalan lain yang harus dijawab oleh para penegak hukum kita," katanya.

Sambungnya, dalam hal pelayanan publik masih mengalami persoalan. Reformasi birokrasi masih berjalan lamban dan belum sesuai harapan. Banyaknya pungutan liar dan tindakan diskriminasi oleh oknum pejabat menjadi persoalan yang belum teratasi hingga saat ini. "Tetapi harus kita akui, bahwa ada perbaikan dari tahun-tahun sebelumnya walaupun belum signifikan," pungkasnya.

Untuk itu, kata dia, di tahun politik ini pemerintah harus lebih fokus bekerja untuk segera menyelesaikan beberapa persoalan bangsa.

"Pemerintah harus terus meningkatkan prestasi dan kinerja tanpa terganggu oleh hingar bingar politik menjelang pemilu tahun 2014. Dengan bersinergi dan saling koordinasi persoalan bangsa akan segera teratasi dengan baik," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
Sambut Harlah PKB, Perempuan...
Sambut Harlah PKB, Perempuan Bangsa Gelar Lomba Masak dan Rias Tumpeng
Cak Imin Tegaskan PKB...
Cak Imin Tegaskan PKB Solid: Yang Mau Ganggu Sampai Sungkan
Dewan Syura PKB Jawa...
Dewan Syura PKB Jawa Barat Sepakat Pertahankan Soliditas Partai
Vaksinasi Hari Kedua,...
Vaksinasi Hari Kedua, PKB Ingin Herd Immunity Cepat Terwujud
Buka Sespim Perubahan...
Buka Sespim Perubahan di Palembang, Gus Imin: Pemimpin PKB Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved