Elektabilitas stabil, Wiranto duduki posisi 4 besar
Minggu, 22 Desember 2013 - 19:44 WIB
Elektabilitas stabil, Wiranto duduki posisi 4 besar
A
A
A
Sindonews.com - Dalam hasil survei yang dilakukan oleh Pol Tracking Institut dengan tema "Menakar Kandidat Capres Dalam Pemilu Presiden 2014" disebutkan bahwa Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menduduki peringkat empat besar dengan tingkat elektabilitas mencapai 10,12 persen.
Di peringkat pertama terdapat Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie dengan tingkat elektabilitas mencapai 17,04 persen. Kemudian di bawahnya disusul oleh Capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan tingkat elektabilitas 15,70 persen.
"Ada perbedaan 1,29 persen antara tingkat elektabilitas Aburizal Bakrie dengan Prabowo Subianto. Sementara, Wiranto cukup stabil dan bahkan cenderung mengalami kenaikan," kata Direktur Pol Tracking Institut, Hanta Yudha di Morrissey Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2013).
Kemudian diurutan bawah berikutnya, terdapat nama Megawati Soekarnoputeri dengan tingkat elektabilitas 11,21 persen,
"Kalau kita coba melihat sebelumnya, perbandingan suara Aburizal Bakrie dan Prabowo di dua grafik elektabilitas tersebut, perbedaan posisi elektabilitas ini dipengaruhi oleh hadir atau tidaknya tokoh non pimpinan partai," pungkas Hanta.
Di bawah Wiranto, terdapat nama Hatta Rajasa dengan tingkat elektabilitas 3,01 persen, lalu Surya Paloh dengan elektabilitas 1,73 persen, berikutnya Suryadharma Ali dengan tingkat elektabilitas 1,53 persen lalu Muhaimin Iskandar 1,23 persen.
Berikutnya setelah Muhaimin Iskandar terdapat nama Anis Matta dengan tingkat elektabilitas 1,23 persen, tidak berbeda dengan elektabilitas Muhaimin Iskandar. Lalu ada Yusril Ihza Mahendra yang hanya mendapatkan 1,14 persen elektabilitas dan selanjutnya Sutiyoso 0,84 persen dan Syarif Hasan 0,20 persen.
Baca berita:
7 kandidat capres Konvensi Rakyat akan keliling Indonesia
http://nasional.sindonews.com/read/2013/12/19/12/818699/7-kandidat-capres-konvensi-rakyat-akan-keliling-indonesia
Di peringkat pertama terdapat Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie dengan tingkat elektabilitas mencapai 17,04 persen. Kemudian di bawahnya disusul oleh Capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan tingkat elektabilitas 15,70 persen.
"Ada perbedaan 1,29 persen antara tingkat elektabilitas Aburizal Bakrie dengan Prabowo Subianto. Sementara, Wiranto cukup stabil dan bahkan cenderung mengalami kenaikan," kata Direktur Pol Tracking Institut, Hanta Yudha di Morrissey Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2013).
Kemudian diurutan bawah berikutnya, terdapat nama Megawati Soekarnoputeri dengan tingkat elektabilitas 11,21 persen,
"Kalau kita coba melihat sebelumnya, perbandingan suara Aburizal Bakrie dan Prabowo di dua grafik elektabilitas tersebut, perbedaan posisi elektabilitas ini dipengaruhi oleh hadir atau tidaknya tokoh non pimpinan partai," pungkas Hanta.
Di bawah Wiranto, terdapat nama Hatta Rajasa dengan tingkat elektabilitas 3,01 persen, lalu Surya Paloh dengan elektabilitas 1,73 persen, berikutnya Suryadharma Ali dengan tingkat elektabilitas 1,53 persen lalu Muhaimin Iskandar 1,23 persen.
Berikutnya setelah Muhaimin Iskandar terdapat nama Anis Matta dengan tingkat elektabilitas 1,23 persen, tidak berbeda dengan elektabilitas Muhaimin Iskandar. Lalu ada Yusril Ihza Mahendra yang hanya mendapatkan 1,14 persen elektabilitas dan selanjutnya Sutiyoso 0,84 persen dan Syarif Hasan 0,20 persen.
Baca berita:
7 kandidat capres Konvensi Rakyat akan keliling Indonesia
http://nasional.sindonews.com/read/2013/12/19/12/818699/7-kandidat-capres-konvensi-rakyat-akan-keliling-indonesia
(kri)