Golkar nilai sinisme PDIP soal bantuan hukum Atut

Sabtu, 21 Desember 2013 - 16:47 WIB
Golkar nilai sinisme...
Golkar nilai sinisme PDIP soal bantuan hukum Atut
A A A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Nurul Arifin melihat rencana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan memberikan bantuan hukum terhadap Gubenur Banten Ratu Atut Coshiah sebagai bentuk sinisme yang ditunjukan partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Pasalnya, di dalam internal tubuh Partai Golkar sendiri, juga memiliki lembaga bantuan hukum yang selanjutnya siap memberikan bantuan hukum terhadap kadernya yang saat ini sedang terlibat kasus sengketa Pemilukada Lebak dan dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan.

"Saya kira itu apa ya, sinisme ya menurut saya. Karena kami juga memiliki bidang hukum yang setiap saat bisa diminta turun," ujar Nurul di sela Sarasehan Peningkatan Kesadaran Politik Perempuan Menuju Bangsa Yang Berkualitas dan Berkarakter,di Balai Dakwah Muhammadiyah, Papahan, Tasimadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2013).

Nurul mengibaratkan Partai Golkar merupakan rumah yang cukup besar dan memiliki anggota keluarga cukup banyak. Sehingga bila ada salah satu penghuni yang sakit, maka penghuni lainnya tidak akan membiarkannya sakit.

"Golkar jelas akan memberikan bantuan hukum, kalau itu diminta. Kami tidak akan membiarkan keluarga kami yang sedang sakit kemudian kami tinggalkan sendiri," ungkapnya.

Menurut Nurul DPP partai Golkar telah memberikan bantuan hukum dengan memerintahkan Ketua Bidang Hukum DPP partai Golkar Muladi, untuk mendampingi proses pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK. "Biarkan sekarang Bu Atut menjalani dulu pemeriksaannya,"ujarnya.

Menyangkut kemungkinan adannya partai lain yang menunggangi kasus Atut, menurut Nurul tidak menutup kemungkinan kepentingan tersebut ada.

Sebab, ungkap politikus partai Golkar ini, apa yang saat ini terjadi pada kasus Atut sangat terlihat adanya intervensi politik atau dorongan politik dalam kasus tersebut. Meski begitu, Partai Golkar, ungkap Nurul, tetap berpositif thinking dan mendukung upaya penegakan hukum di Indonesia.

"Kami tidak ingin mengatakan ini ada intervensi politik, kemudian kader-kader Golkar di comot, tidak kami berpositif thinking. Bahwa proses ini harus di jalankan dan sebagai Golkar secara institusi mendukung pemberantasan korupsi dan mendukung aparat hukum untuk melakukannya namun dengan asas adil dan transparan,"pungkasnya.

Golkar tegaskan tak ada duit Atut masuk ke partai
(lal)
Berita Terkait
Roro Esti Dorong Pengembangan...
Roro Esti Dorong Pengembangan Alkes Lokal untuk Penanganan Virus Corona
Partai Golkar Minta...
Partai Golkar Minta Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPK
Dugaan Aliran Dana Korupsi...
Dugaan Aliran Dana Korupsi di Musda V Versi Ade Puspitasari, Ini Reaksi Tokoh Golkar Kota Bekasi
Datangi Mahkamah Partai...
Datangi Mahkamah Partai di Jakarta, Pengurus Golkar Kota Bekasi Ogah Dipimpin Dinasti Korupsi
Beredar Video Terpidana...
Beredar Video Terpidana Korupsi Ikut Rakornis Golkar, SW Masih Dirawat di RS MMC
Soal Terpidana Kasus...
Soal Terpidana Kasus Korupsi Listrik, Komisi III Ingatkan Kejaksaan Jangan Ulur-ulur Eksekusi
Berita Terkini
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved