Dansatgas Konga tinjau area operasi Indobatt

Jum'at, 13 Desember 2013 - 13:55 WIB
Dansatgas Konga tinjau...
Dansatgas Konga tinjau area operasi Indobatt
A A A
Sindonews.com - Komandan Satgas (Dansatgas) Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau sering disebut dengan Indonesian Battalion (Indobatt) Letkol Inf M Asmi, sebagai pengganti Dansatgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL Letkol Inf Lucky Avianto.

Indobatt beserta perwira jajarannya, melaksanakan peninjauan ke area operasi yang nantinya akan menjadi area tugas dan tanggung jawabnya di sekitar wilayah area operasi Indobatt, Lebanon Selatan.

Menurut Dansatgas Konga XXIII-H/UNIFIL, Letkol Inf M Asmi, tujuan dari peninjauan ini, untuk memberikan gambaran tentang daerah operasi sebenarnya bagi Komandan Satgas yang baru, sehingga akan memudahkan pejabat baru nantinya dalam meneruskan tugas operasi selanjutnya.

Peninjauan area operasi ini diantaranya meninjau Observation Post/OP-39 (Pos Pengamatan) Kompi Charlie yang lokasinya berdekatan dengan Pos LAF (Lebanese Armed Forces/Tentara Lebanon). Kemudian rombongan bergerak menuju Pos Panorama Point, pos pengamatan ini merupakan Area Operasi Kompi Alfa, posisinya di sekitar Blue Line yang merupakan perbatasaan antara Lebanon dan Israel.

Usai meninjau Blue Line, dilanjutkan menuju OP-78 dan OP-16 yang juga menjadi area tanggung jawab dari Kompi Alfa. Pos OP-78 dijaga selama 12 jam dalam setiap harinya, sedangkan OP-16 dijaga selama 24 jam secara bergiliran.

Menurut Letkol Inf Lucky Avianto, kedua pos tersebut berada sangat dekat dengan perbatasan antara Lebanon dan Israel. Pos penjagaan Israel yang berada di atas bukit kapur dapat dengan mudah memantau keadaan di kedua pos tersebut.

“Kepada Dansatgas Konga XXIII-H/UNIFIL Letkol Inf M. Asmi agar senantiasa menekankan kepada para anak buahnya yang akan berjaga di kedua pos tersebut untuk selalu waspada dan hati-hati dalam bertindak,” kata Letkol Inf Lucky Avianto, lewat rilis yang diterima Sindonews, Jumat (13/12/2013).

Lebih lanjut Letkol Inf Lucky Avianto mengatakan bahwa pada saat musim panas, para penduduk lokal biasanya akan datang ke wilayah sekitar pos tersebut untuk berburu. “Kegiatan berburu di dekat pos penjagaan dilarang, terlebih lagi apabila pos penjagaan tersebut berada di dekat perbatasan,” ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Kontribusi Pasukan Perdamaian...
Kontribusi Pasukan Perdamaian Indonesia di PBB Naik ke Peringkat 7 Dunia
Tegang! Pasukan Perdamaian...
Tegang! Pasukan Perdamaian TNI di Afrika Musnahkan 2 Kontainer Bahan Peledak
Kerumunan Massa Jarah...
Kerumunan Massa Jarah Perlengkapan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon
Pejabat Polri Hadiri...
Pejabat Polri Hadiri UN SML Course di Swedia, Satu-satunya dari Asia
350 Personel Brimob...
350 Personel Brimob Dilatih Jadi Pasukan Perdamaian, Siap Dikirim ke Gaza
Rotasi Pasukan Perdamaian,...
Rotasi Pasukan Perdamaian, 742 Prajurit TNI Bersiap Berangkat ke Lebanon 22 Mei 2026
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved