KPU akui pemilih kelas menengah terus menurun

Senin, 09 Desember 2013 - 18:01 WIB
KPU akui pemilih kelas...
KPU akui pemilih kelas menengah terus menurun
A A A
Sindonews.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sigit Pamungkas, mengaku partisipasi pemilih dari latar belakang kelas menengah cenderung terus menurun setiap periode pemilihan umum (pemilu).

Kondisi tersebut sangat disayangkan oleh KPU. Karena kelas menengah dianggap sebagai masyarakat yang harusnya sadar secara politik. Sehingga, keikutsertaan mereka pada pemilu berpengaruh untuk masyarakat lain.

"Momen pemilu bagian dari norma sosial, ketika orang tidak memilih dianggap aneh bagi kalangan bawah," kata Sigit, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2013).

Maka itu, kata Sigit, untuk meningkatkan kualitas Pemilu 2014 mendatang, peran masyarakat kelas menengah sangat dibutuhkan. Sigit mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat tingkat bawah cenderung labil.

Menurutnya, jika masyarakat kelas menengah mengarahkan pilihan politik pada calon yang tak berkualitas, maka masyarakat bawah akan terpengaruh. Untuk meningkatkan pemilu yang menghasilkan pemimpin berkualitas, dirinya berharap masyarakat kelas menengah yang harus mengawalinya.

"Kelas menengah punya kemampuan berdayakan pemilu berkualitas, tapi punya amunisasi informasi yang tidak benar juga," ujarnya.

Ditambahkan dia, pemilu tahun depan bisa menjadi lebih berkualitas saat pemilih kategori masyarakat menengah bersinergi dengan masyarakat tingkat bawah. "Dua-duanya harus juga. Kelas bawah rentan karena politiknya dibantu sama kelas menengah itu," tutupnya.

Persaingan politik di Pilpres 2014 ketat
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved