Emosi soal jilbab karena Oegroseno gagal Kapolri?

Kamis, 05 Desember 2013 - 19:47 WIB
Emosi soal jilbab karena...
Emosi soal jilbab karena Oegroseno gagal Kapolri?
A A A
Sindonews.com - Emosi Wakapolri Komjen Pol Oegroseno menyikapi kebijakan polwan berjilbab dinilai buntut dari kekecewaannya gagal dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat Kapolri.

Pernyataan tersebut diungkap oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera Nasir Djamil menanggapi sikap Komjen Oegroseno kemarin.

"Saya pikir pernyataan Oegro ini menunjukkan sepertinya dia kecewa tidak menjadi Kapolri," ucap Nasir di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Anggota Komisi III DPR RI ini berpendapat, sebenarnya tak ada yang sulit bagi kepolisian untuk merealisasikan pemakaian jilbab bagi polwan. Karena pemakaian jilbab bagi polwan justru membuat lembaga kepolisian lebih kuat dan dipercaya masyarakat.

"Ini kan sebenarnya hal yang sepele kok jadi emosi seperti itu dia. Seharusnya Pak Oegro enggak boleh emosi," tukas Nasir.

Namun, jika Polri belum bisa membuat peraturan polwan berjilbab pada saat ini, sebaiknya Komjen Oegroseno tak menyampaikan komentar yang emosional. "Seharusnya bilang saja kepada polwan untuk bersabar sebentar kita akan buat aturannya. Begitu saja enggak perlu dia kemudian bilang (emosi) begitu," pungkasnya.

Komjen Oegroseno mengatakan, polwan yang tidak tahan untuk mengenakan jilbab disarankan untuk mengajukan pindah tugas ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dia menegaskan, kebijakan seragam Polwan berjilbab harus didukung dengan aturan yang jelas. Maka itu, dia berharap semua pihak bersabar untuk munculnya aturan yang mendukung kebijakan tersebut.

"Peraturan Kapolri soal Polwan berjilbab kan belum ada, kalau tidak ada aturannya pakai aturan apa. Sekarang begini sajalah, kalau polisi tidak punya ketentuan bagaimana dong? Itu semua pakai aturan, kalau tidak diatur boleh tidak? Ya tidaklah," tegas Oegro dengan nada tinggi kemarin.

Baca
Wakapolri: Polwan ingin segera berjilbab bisa pindah ke Aceh
Polwan baru bisa berjilbab tahun 2015
(hyk)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved