Saksi Hambalang dicecar soal kongres Demokrat
Kamis, 05 Desember 2013 - 15:07 WIB
Saksi Hambalang dicecar soal kongres Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Direktur PT MSONS Capital, Munadi Herlambang, mengaku dicecar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat.
"Seputar Hambalang, terus urusan kongres," kata Munadi usai diperiksa di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2013). Kendati demikian, dia menyebut pemeriksaan kali ini hanya pendalaman, sehingga tidak ada yang baru. "Enggak ada yang baru cuma pendalaman," imbuhnya.
Munadi menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi atau penerimaan hadiah di Proyek Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Ketika disinggung soal adanya dugaan bagi-bagi telepon seluler BlackBerry dalam Kongres Demokrat. Munadi mengaku sama sekali tidak mengetahui. "Saya enggak tahu ada bagi BlackBerry. Saya tidak melihat ada pembagian BlackBerry. Yang kasih BlackBerry teman yang BlackBerry-nya rusak diberi yang baru," tukasnya.
Cikeas caplok proyek Hambalang
"Seputar Hambalang, terus urusan kongres," kata Munadi usai diperiksa di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2013). Kendati demikian, dia menyebut pemeriksaan kali ini hanya pendalaman, sehingga tidak ada yang baru. "Enggak ada yang baru cuma pendalaman," imbuhnya.
Munadi menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi atau penerimaan hadiah di Proyek Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Ketika disinggung soal adanya dugaan bagi-bagi telepon seluler BlackBerry dalam Kongres Demokrat. Munadi mengaku sama sekali tidak mengetahui. "Saya enggak tahu ada bagi BlackBerry. Saya tidak melihat ada pembagian BlackBerry. Yang kasih BlackBerry teman yang BlackBerry-nya rusak diberi yang baru," tukasnya.
Cikeas caplok proyek Hambalang
(lal)