USD juara, juri nilai karya di KKAI belum maksimal

Kamis, 05 Desember 2013 - 05:05 WIB
USD juara, juri nilai...
USD juara, juri nilai karya di KKAI belum maksimal
A A A
Sindonews.com - Tim Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta dinobatkan sebagai juara pertama Kompetisi Kincir Angin Indonesia (KKAI) 2013. Meski lebih baik dari penyelenggaraan pertama tahun lalu, karya dan inovasi kincir angin di KKAI 2013 dinilai belum maksimal.

"Jumlah akumulasi energi yang dikumpulkan tim USD memang lebih tinggi dibandingkan tim lain tapi ternyata juga tidak maksimal. Sehingga perlu dilakukan peningkatan energi pada kompetisi tahun depan," ujar Ketua Dewan Juri KKAI 2013 Heru Santoso, Rabu (4/12/2013) di PKKH UGM.

Dalam penutupan KKAI 2013, Heru mengatakan, dari sisi inovasi, karya-karya mahasiswa seluruh Indonesia ini juga belum terlalu berkembang. Banyak peserta yang belum mengembangkan sistem kontrol energi sehingga banyak energi yang tidak terserap dengan baik menjadi alasan kurang maksimalnya kincir angin yang dibuat.

"Sistem kontrol energinya kurang baik. Kontrol hanya dilakukan dengan resistor sehingga kelebihan energi lainnya tidak terhimpun. Harusnya, kalau putaran kincir naik arusnya bisa terus bertambah untuk menaikkan wattnya," ujar peneliti kincir angin dari jurusan Teknik Mesin dan Industri UGM ini.

Berdasarkan catatan tim juri, selama 60jam kincir angin berputar mulai 1-3 Desember 2013 di Pantai Baru, Bantul, energi yang dihimpun tim USD mencapai 2.030 watt hour. Rata-rata energi yang dihasilkan tiap jamnya hanya 30 watt hour dengan kecepatan angin rata-rata 3,48-8,4meter
perdetik.

"Idealnya, dengan kekuatan angin tersebut seharusnya bisa mengumpulkan energi sebesar 60 watt hour perjam," imbuhnya.

Diungkapkan Heru, dari KKAI tahun lalu, energi listrik paling besar yang dihasilkan kincir angin mencapai 300 watt hour. Jumlah tersebut ternyata juga belum stabil dengan kecepatan angin yang berubah dari waktu ke waktu. Pada kompetisi kali ini, tiap peserta membuat satu set lengkap sistem turbin angin yang terdiri atas generator, blade (sudu), kontrol, sistem akuisisi data dan tower.

"Memang tidak hanya aspek desain kincir saja yang dinilai, namun juga kemampuan kincir dalam menyesuaikan kecepatan angin dalam menghasilkan energi listrik. Prinsipnya, akumulasi jumlah energi yang diperoleh selama perlombaan,” katanya.

Kincir angin tim USD sendiri berhasil menyisihkan 30 peserta dari perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Selain berhak menerima piagam penghargaan, Tim USD juga menerima hadiah uang sebesar Rp7,5 juta.

Posisi kedua diraih Tim Semar UNS Solo, juara ketiga ditempati Tim Sapujagad dari UNY dan juara harapan diraih tim PTK STEM Akamigas, Cepu, Jawa Tengah. Untuk pemenang inovasi kincir angin terbaik diberikan pada tim Politeknik Manufaktur Astra, Jakarta.

Sementara itu, Ketua Panitia KKAI 2013 Dr Senawi mengatakan, penyelenggaran kompetisi kincir angin tersebut diharakan mampu menggali ide inovatif mahasiswa dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin yang nantinya bisa diterapakan di pulau-pulau terpencil
di seluruh Indonesia.

"Hasil inovasi mereka ini semoga bisa diaplikasikan di daerah terpencil yang belum dapat listrik demi membangun kemakmuran bangsa," ujarnya.

Senawi juga mengakui jika beberapa hasil inovasi kincir angin buatan mahasiswa belum sepenuhnya bisa diaplikasikan langsung di masyarakat. Namun ide kreatif dan inovasi mahasiswa tersebut makin mendorong mahasiswa dan peneliti perguruan tinggi untuk terus berkarya dan
berinovasi.

"Tahun ini pun ada aturan baru, tiap PT hanya boleh mengirim satu tim saja. Setiap tim, beranggotakan maksimal lima orang mahasiswa dan satu dosen pembimbing," kata Senawi.
(lal)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved