PKPI & PKB belum gunakan sosmed untuk Pemilu 2014

Senin, 02 Desember 2013 - 13:24 WIB
PKPI & PKB belum gunakan...
PKPI & PKB belum gunakan sosmed untuk Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menggunakan sosial media (sosmed), twitter maupun facebook, dalam upaya kampanye sebagai bagian dari strategi pemenangan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Hal demikian berdasarkan hasil survei Katapedia yang diumumkan pada hari ini, Senin (2/12/2012). "PKB dan PKPI ini yang belum bermain di sosial media," ujar CEO PT Katapedia Indonesia, Deddy Rahman di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat.

Sementara delapan partai politik (parpol) lainnya, dinilai telah memahami kekuatan dan sosial media, twitter dan facebook. "Sehingga, untuk meraih kemenangan di tahun 2014, hampir semua partai politik memasukkan upaya kampanye di sosial media sebagai bagian dari strategi pemenangan 2014," katanya.

Delapan parpol itu yakni Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat.

Lebih lanjut dia menuturkan, tingkat popularitas delapan parpol itu berimbang di sosial media.
Survei tersebut, kata dia, dilakukan selama 30 hari. Yakni sejak 1 November 2013 hingga 1 Desember 2013.

Secara umum, tingkat popularitas delapan parpol berdasarkan survei Katapedia :

1. Gerindra (19,67 persen)
2. NasDem (13,68 persen)
3. PKS (12,97 persen)
4. PDIP (12,12 persen)
5. Golkar (11,45 persen)
6. Hanura (10,17 persen)
7. PPP (9,84 persen)
8. Demokrat (9,65 persen).

Berita terkait:
Berharap Pemilu 2014 hasilkan pemerintahan yang stabil
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved